MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Babinsa Desa Bangun Sari, Kopka Nardianto, Anggota Koramil 404-04/Gunung Megang Kodim 0404/Muara Enim, kembali turun langsung ke lokasi merespons laporan titik panas atau hotspot.
Kegiatan pengecekan lapangan (ground check) dilakukan pada Rabu, 26 Agustus 2026, merespons data yang terdeteksi oleh Satelit NASA-SNPP, NASA-NOAA20, serta informasi BRIN yang masuk pada pukul 08.39 WIB.

Tim yang terdiri dari unsur TNI dan satu orang warga bergerak menuju lokasi sekitar pukul 11.25 WIB. Menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 1 jam, tim berhasil menjangkau lokasi di wilayah perkebunan warga, Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang.
Hasil pengecekan lapangan di Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang, menunjukkan fakta terjadinya kebakaran pada lahan seluas ± 1,5 hektar yang berupa semak belukar dengan karakteristik tanah mineral.
Hingga saat ini, identitas pemilik lahan belum diketahui, dan saat tim tiba di lokasi, api yang membakar lahan tersebut sudah dalam keadaan padam.
Meski api sudah padam, tim tetap melakukan koordinasi yang erat bersama warga dan Pemerintah Desa setempat.
Langkah ini diambil guna memastikan keamanan lingkungan serta melakukan pemantauan agar tidak ada potensi sisa api yang dapat kembali berkobar dan meluas ke lahan di sekitarnya.
Terpisah, Komandan Kodim 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub., Int., M.M., melalui Danramil 404-04/Gunung Megang Kapten Inf Erry Hastanto, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan penuh dan gerak cepat merespons setiap potensi kebakaran yang terdeteksi.
“Kami senantiasa siaga dan responsif terhadap setiap data titik panas. Kecepatan turun ke lapangan sangat krusial untuk mencegah kerugian yang lebih luas.
Sinergitas Babinsa, warga, dan pemerintah desa menjadi kunci utama dalam memadamkan api sejak dini. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak membakar lahan sembarangan demi keamanan bersama,” tegasnya.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel











