Rapat Karhutla Mabes TNI & Pemkab Muara Enim Sinkronisasi Strategi Tangani Musim Kemarau

oleh
oleh

MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Menghadapi tantangan kemarau panjang yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Muara Enim menyelenggarakan rapat strategis.

Sebelum memasuki agenda rapat resmi, rombongan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI terlebih dahulu berkunjung ke Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0404/Muara Enim.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub., Int., M.M. beserta para Perwira Staf Kodim 0404/Muara Enim, bertempat di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0404/Muara Enim.

banner 336x280

Setelah seremonial penyambutan dan silaturahmi berlangsung, tim kemudian melanjutkan perjalanan menuju lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Kegiatan rapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Muara Enim, pada Selasa, 1 September 2026, pukul 08.45 WIB hingga 10.50 WIB. Rapat dipimpin langsung oleh Tim Penyuluh Karhutla yang diketuai Brigjen TNI Edi Rahmatullah, dengan anggota: Kol Mar Frankyln PM Sinay, Kol Laut (H) Cristianto Nugroho, Kolonel Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol, Kolonel Inf Ginda Muhammad Ginanjar, Kol Laut (S) Suri Widihantono, Letkol Laut (P) Nurochman, Mayor Cpt Dodi Fitria, dan Mayor Inf Feber Irwanda.

Turut hadir melengkapi forum lintas sektor, mewakili Penjabat Bupati Muara Enim Julijumatan, Kasdim 0404/Muara Enim Letkol Inf Djoko Triadhi didampingi Danramil 404-02/Prabumulih Kapten Czi Garfeni, Ketua BPBD Muara Enim Rizik, Kepala Dinas Damkar Amar, serta para tamu undangan dan panitia pelaksana.

Dalam arahannya, Ketua Tim Penyuluh Brigjen TNI Edi Rahmatullah, menegaskan:
“Kondisi kemarau panjang menuntut kewaspadaan total dan respons cepat.

Sinergi TNI, Pemda, BPBD, Damkar, dan masyarakat adalah kunci utama. Fokus kami bukan hanya pemadaman, tapi pencegahan lewat edukasi dan patroli di wilayah rawan.

Pantau data titik panas setiap saat, pastikan personel dan peralatan siap dikerahkan kapan saja. Tegakkan aturan tegas bagi pembakar lahan, dan sediakan saluran laporan yang jelas bagi warga.”

Agenda rapat membahas penanganan menyeluruh:
✅ Data & Situasi: Laporan titik panas harian (BMKG/LAPAN), luas lahan terbakar, kualitas udara, dan dampak kesehatan.

✅ Pemetaan & Prakiraan: Wilayah rawan (gambut/konsesi), prediksi cuaca, arah angin, dan perkiraan hujan.

✅ Kesiapan Sumber Daya: Pengerahan gabungan TNI/Polri/Manggala Agni/BPBD/Damkar/Relawan; pembahasan anggaran dan peralatan.

✅ Pencegahan & Penindakan: Patroli terpadu, sosialisasi “Stop Bakar”, sanksi hukum tegas, dan kanal laporan masyarakat.

Rapat berjalan lancar dan menjadi landasan vital koordinasi pusat-daerah. Wilayah prioritas rawan karhutla di Muara Enim tercatat.

Sungai Rotan, Belido, Gelumbang, Lembak, dan Rambang Lubai.

Kegiatan ditutup dengan pemantauan tuntas dan penyusunan laporan resmi ke komando atas sebagai dasar keputusan lanjutan.

(Pendim_0404/Muara Enim) Penulis/Editor: Pewarta Sumsel

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.