PRABUMULIH, Tipikorinvestigasi.id – Wujud nyata kesigapan dan respons cepat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan Babinsa Koramil 404-02/Prabumulih, Kodim 0404/Muara Enim, bersama tim gabungan dengan turun langsung melakukan pengecekan titik panas (hotspot) sekaligus pemadaman kebakaran lahan di wilayah Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ground check berdasarkan informasi titik panas dari sistem pemantauan Sipongi Kementerian Kehutanan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 08.50 WIB.
Tiga personel Babinsa yang terlibat, yakni Serka Suryaman, Babinsa Kelurahan Gunung Ibul; Serda Meirizal, Babinsa Kelurahan Gunung Ibul Selatan; dan Sertu Andre P, Babinsa Kelurahan Gunung Ibul Barat.
Ketiganya bergerak bersama tim gabungan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah penanganan guna mencegah api meluas ke area sekitarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, titik panas berada di wilayah Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, dengan koordinat lintang -3.4165 dan bujur 104.2780.
Dalam keterangannya saat dikonfirmasi, Serka Suryaman menyampaikan bahwa personel Babinsa bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan setelah menerima informasi titik panas tersebut.
Adapun penanganan dilakukan bersama delapan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dua personel pemadam kebakaran (Damkar), serta empat personel Masyarakat Peduli Api (MPA). Sementara itu, personel Polri dan personel BKO Yonif TP tidak tercatat dalam kegiatan tersebut.
Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran, lima unit sepeda motor, satu unit mesin pompa jinjing, empat selang machino, dan satu unit nosel.
Dari hasil penanganan, diketahui lahan yang terbakar memiliki ukuran sekitar 30 meter × 20 meter atau kurang lebih 600 meter persegi. Lahan tersebut diketahui milik Bapak Tamsu, dengan jenis tanah humus dan kondisi lahan relatif datar.
Tim gabungan melakukan pemadaman terhadap titik api serta sisa-sisa kebakaran yang masih ditemukan di lokasi. Berkat upaya bersama, pada pukul 10.10 WIB api dilaporkan telah padam, meskipun masih terlihat asap sisa kebakaran.
Langkah penanganan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Senada dengan upaya tersebut, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub., Int., M.M., melalui Danramil 404-02/Prabumulih Kapten Czi Garfeni menegaskan bahwa jajaran TNI akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, termasuk mengantisipasi terjadinya karhutla.
Menurutnya, patroli dan pemantauan wilayah akan terus diupayakan, baik siang maupun malam hari, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan serta kebakaran hutan dan lahan.
Upaya tersebut juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di lingkungan masing-masing.
Melalui sinergi antara TNI, BPBD, petugas pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api, dan masyarakat, diharapkan penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Kesigapan di lapangan menjadi kunci penting dalam mencegah api meluas serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah Kota Prabumulih.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel











