MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Desa Sukarami, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim dilanda banjir akibat luapan Sungai Rambang setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada malam hari. selasa (03/02/2026).
Banjir yang terjadi membuat kurang lebih 40 rumah terdampak, menyebabkan akses menuju kebun pertanian terhambat dan membuat masyarakat kesulitan dalam mencari nafkah.
Selain Desa Sukarami, dari informasi yang diperoleh, Desa Negeri Agung, Desa Sugihan, dan beberapa desa lainnya juga mengalami dampak banjir. Namun, data terkait kondisi di desa-desa tersebut belum dapat kami kumpulkan secara lengkap.
Johar, perwakilan warga yang juga aktif sebagai Penggiat Kontrol Sosial Desa Sukarami, menyampaikan bahwa banjir yang melanda desa ini berasal dari luapan Sungai Rambang akibat debit air yang meningkat drastis akibat curah hujan tinggi.
“Sekitar 40 rumah di desa kami terdampak banjir luapan Sungai Rambang akibat hujan deras semalam. Kami sangat berharap mendapatkan perhatian dan kepedulian dari pemerintah tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten,” ujarnya.
“Banyak keluarga yang kini kesulitan karena tidak bisa bekerja di kebun akibat banjir. Kami membutuhkan bantuan untuk mengatasi dampak ini dan membantu memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Ia menambahkan bahwa selain akses yang terhalang, beberapa lahan pertanian juga terdampak banjir yang berpotensi merusak tanaman yang sedang tumbuh.
“Kami berharap bisa mendapatkan bantuan berupa bantuan logistik sementara serta langkah-langkah untuk memperbaiki sistem drainase dan penyangga sungai agar banjir tidak berulang dan dapat segera kembali bekerja,” imbuh Johar.
“Dari informasi yang kami dapatkan, Desa Negeri Agung, Desa Sugihan, dan desa lainnya juga ada yang terdampak. Namun untuk data desa-desa lainnya, saat ini belum kita ambil pungkas secara menyeluruh,” pungkas Johar.
Pihak pemerintah setempat belum memberikan tanggapan resmi terkait upaya penanganan dan bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat Desa Sukarami dan desa-desa lainnya yang terdampak.
Beberapa unsur masyarakat telah mulai berkumpul untuk membantu korban banjir dengan memberikan bantuan makanan dan tempat penampungan sementara bagi warga yang rumahnya terendam air. (DW).
Laporan: Johar Sukarami Rambang
Kontributor Media Tipikor Investigasi Group








