Tipikorinvestigasi.id
Lombok Tengah – NTB
Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri, menyampaikan klarifikasi resmi terkait pernyataannya yang viral di media sosial mengenai insiden keracunan warga pada Jumat, 6 Februari 2026. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @prokopimloteng, menyusul gelombang kritik dari warganet yang menilai pernyataannya sebelumnya terkesan meremehkan persoalan.
Dalam klarifikasinya, Pathul Bahri menampik anggapan bahwa dirinya menganggap remeh kasus keracunan yang terjadi di wilayahnya. “Belakangan ini, beberapa akun media sosial melakukan framing yang menyesatkan terhadap pernyataan saya setelah rapat koordinasi,” Ungkap Pathul Bahri.
Bupati dua periode tersebut menjelaskan bahwa konteks pernyataannya saat itu adalah menjelaskan skala besar program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional. Menurutnya, program tersebut menyasar sekitar 60 juta anak Indonesia dan melibatkan puluhan ribu dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG), sekaligus membuka lebih dari satu juta lapangan kerja baru bagi tenaga kerja Indonesia.
Pathul Bahri juga mengajak media menjalankan fungsi pers secara proporsional dan bertanggung jawab. “Saya mengingatkan insan pers agar mengedepankan tujuan pers karena kita sama-sama warga negara Indonesia,” tulisnya.








