MUARA ENIM, Tipikor investigasi.id – Pemerintah Desa Siring Agung, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat. Kali ini, penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan di Kantor Desa, Rabu (06/05/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Semende Darat Ulu, Mayu Fitra, S.Th.I, Bhabinkamtibmas Briptu Habibi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, serta perangkat desa dan tamu undangan lainnya.
Kepala Desa Siring Agung, Alpian Munawar, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa nilai bantuan yang diberikan adalah Rp300.000 per bulan.
Secara umum, bantuan disalurkan untuk periode tiga bulan sebesar Rp900.000, namun khusus untuk tiga orang penerima manfaat di Desa Siring Agung, penyaluran dilakukan secara sekaligus untuk jangka waktu 6 bulan.
“Total yang diterima masing-masing sebesar Rp1.800.000 (Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah). BLT DD ini khusus diberikan kepada warga miskin ekstrem yang belum menerima bantuan lain seperti PKH, BPNT, maupun BPJS PBI,” ujar Kades Alpian.
Ia berharap bantuan ini dapat benar-benar meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat yang kurang mampu.
Mewakili Ketua BPD yang berhalangan hadir, Anggota BPD, Mifta, memberikan pesan agar bantuan digunakan sesuai peruntukannya.
“Mohon agar uang ini digunakan untuk kebutuhan pokok saja, bukan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif seperti rokok atau yang lainnya,” tegasnya.
Mifta juga menegaskan bahwa proses penyaluran ini telah melalui tahapan yang benar sesuai hasil Musyawarah Desa Khusus. Data penerima telah divalidasi ketat dan dipastikan tidak tumpang tindih dengan data DTKS Kemensos.
“Jika ada yang merasa mampu namun terdaftar, atau sebaliknya, masyarakat bisa melapor langsung kepada kami,” tambahnya.
Sementara itu, Pendamping Desa, Riki, menambahkan bahwa penentuan sasaran penerima telah sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Sasaran utamanya adalah lansia tunggal, penyandang disabilitas, dan mereka yang kehilangan mata pencaharian,” jelasnya.
Salah satu penerima manfaat, Mawati (65), mengaku sangat bersyukur atas perhatian pemerintah desa.
“Alhamdulillah, terima kasih Pak Kades sudah dibantu. Uangnya Insya Allah akan dipakai untuk beli beras dan obat-obatan,” pungkasnya dengan haru.
Jurnalis : Rahman
Sumber : Tipikorinvestigasi.id








