BANYUASIN, Tipikorinvestigasi.id – Sebagai tindak lanjut strategis atas pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Selatan yang telah terselenggara sebelumnya, DPC HKTI Kabupaten Banyuasin bergerak cepat mengambil langkah konkret.
Agenda pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) HKTI di seluruh wilayah administrasi Kabupaten Banyuasin dijadwalkan akan dilaksanakan secara serentak pada 10 Juni 2026, guna memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Momen pengukuhan kepengurusan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebelumnya telah berlangsung dengan sukses pada 23 April 2026 di Kabupaten OKU Timur.
Acara berskala besar ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum HKTI sekaligus Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA., Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., serta Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., selaku tuan rumah, menandai komitmen kuat dalam memperkuat institusi pertanian daerah.
Menyusul keberhasilan agenda tersebut, Hutpal Permata Putra, ST., selaku Ketua DPC HKTI Kabupaten Banyuasin, menegaskan bahwa percepatan pelantikan di tingkat anak cabang merupakan kebutuhan mendesak dan prioritas utama.
Mengingat struktur kepengurusan PAC HKTI di wilayah Banyuasin sejatinya telah terbentuk dan mapan sejak lama, serta telah mencakup jangkauan luas di seluruh 21 kecamatan yang ada, menjadikan organisasi ini siap beroperasi secara efektif.
“Pasca pengukuhan kami sebagai kepengurusan DPC HKTI Banyuasin beberapa waktu lalu, proses pelantikan PAC harus segera dipercepat.
Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa struktur di tingkat kecamatan telah terbentuk di 21 wilayah se-Banyuasin. Langkah strategis ini kami ambil agar roda organisasi dapat bergerak dinamis dan berkontribusi nyata dalam mendukung program prioritas pemerintah, mewujudkan ketahanan pangan, serta mencapai target swasembada pangan nasional (national food self-sufficiency),” ujar Hutpal Permata Putra, ST., di Banyuasin, Kamis (28/05/2026).
Menurutnya, DPC HKTI berposisi sebagai motor penggerak utama dan mitra strategis yang siap bersinergi dengan pemerintah dalam mendorong pembangunan sektor agrikultur, serta meningkatkan indikator swasembada dan ketahanan pangan daerah.
Tanggung jawab mulia ini, lanjutnya, merupakan agenda kolektif yang membutuhkan kolaborasi erat antara sektor publik dan swasta demi kemajuan berkelanjutan sektor pertanian.
“Ke depan, kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah maupun mitra korporasi, khususnya perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Banyuasin, untuk turut serta berperan aktif mendukung operasional dan program kerja HKTI.
Mengingat organisasi ini merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan pertanian dan pencapaian kemandirian pangan nasional, khususnya di wilayah Banyuasin,” tambahnya.
Harapan ini sejalan dengan visi besar yang telah disampaikan oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., yang menegaskan bahwa ke depan HKTI diproyeksikan akan menjadi mitra resmi dan strategis pemerintah daerah dalam mengakselerasi kemajuan sektor pertanian dan pembangunan pedesaan.
Lebih jauh, Hutpal menegaskan bahwa mandat yang diemban oleh seluruh jajaran pengurus HKTI adalah amanah luhur untuk memajukan industri pertanian di Banyuasin.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mengeksplorasi dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang melimpah, guna diolah secara produktif demi menciptakan pertumbuhan ekonomi baru serta membuka peluang lapangan kerja yang luas di wilayah pedesaan (rural economic development).
Dalam kesempatan strategis ini, Hutpal Permata Putra juga menyampaikan permohonan kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya entitas bisnis yang beroperasi di wilayah Banyuasin dan sekitarnya, untuk berkenan mendukung agenda pemerintah melalui kemitraan sinergis bersama DPC HKTI.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi instrumen efektif dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, sekaligus meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat petani.
Sebagai bukti keseriusan dalam menjalin kerja sama yang saling menguntungkan, manajemen HKTI dikabarkan telah menyalurkan sejumlah proposal kerja sama dan permohonan dukungan kepada berbagai mitra industri di Kabupaten Banyuasin.
Dukungan ini dinilai sangat krusial demi kelancaran pelantikan serta terselenggaranya agenda akbar DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia di masa mendatang.
(Tim Redaksi Tipikorinvestigasi.id)
Penulis Editor Nudiansyah Alam










