Misteri Proyek Drainase Prabumulih Dana Ratusan Juta Raib, Pelaksana dan Dinas Bungkam

oleh
oleh

PRABUMULIH, Tipikorinvestigasi.id – Proyek rehabilitasi drainase di Jalan Profesor M. Yamin, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, semakin diselimuti misteri.

Setelah serangkaian temuan mencengangkan terkait kualitas bahan yang buruk, kini pihak pelaksana proyek memilih bungkam seribu bahasa saat dikonfirmasi. Sabtu (06/12/2025).

banner 336x280

Ironisnya, para pekerja di lapangan mengaku tidak mengenal pemborong yang bertanggung jawab atas proyek senilai Rp 934.226.000 ini. Saat wartawan mencoba meminta klarifikasi terkait dugaan penggunaan bahan yang tidak sesuai RAB dan kualitas semen yang rendah, pihak pelaksana proyek dari CV Karya Munga memilih untuk menghindar.

Para pekerja hanya bisa mengangkat tangan, mengaku tidak tahu menahu soal siapa sebenarnya pemborong yang mempekerjakan mereka.

“Kami hanya pekerja, tidak tahu siapa pemborongnya,” ujar salah seorang pekerja dengan nada bingung. Kondisi ini semakin memperburuk citra proyek yang sejak awal sudah menuai banyak kritik dari warga.

Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Prabumulih juga belum memberikan jawaban pasti terkait permasalahan ini.

Padahal, masyarakat sangat berharap agar dinas terkait segera memberikan penjelasan dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Ketidakjelasan ini menimbulkan spekulasi liar di kalangan masyarakat. Banyak yang menduga ada upaya untuk menutupi praktik korupsi dan penyimpangan dalam proyek ini.

Jika tidak segera diungkap, kasus ini dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola anggaran di Kota Prabumulih.

Dengan pelaksana dan dinas terkait yang bungkam, proyek drainase Prabumulih kini menjadi teka-teki besar yang menantang untuk dipecahkan.

Masyarakat menuntut transparansi dan akuntabilitas agar anggaran negara tidak dikorupsi dan proyek pembangunan dapat memberikan manfaat yang optimal.

Warga setempat juga mengungkapkan kekecewaannya dengan lebih mendalam.

“Pekerjaan proyek ini benar-benar asal jadi.

Lihat saja itu, semennya kok bisa terbawa arus air drainase setiap kali hujan deras. Ini kan aneh,” ujar Ibu Ani, seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek.

“Setahu saya, pengecoran itu dilakukan saat hujan deras. Ya jelas saja kualitasnya jadi tidak baik.

Bagaimana bisa kuat kalau begitu Kami sebagai warga merasa sangat kecewa,” tambah Bapak Budi, warga lainnya, dengan nada geram.

“Kami berharap proyek ini benar-benar diawasi dengan ketat, jangan sampai uang negara dihambur-hamburkan begitu saja tanpa hasil yang jelas.” (DW)

Investigasi Lanjutan Diperlukan

Masyarakat Prabumulih berharap agar pihak berwenang segera melakukan investigasi mendalam terhadap proyek ini. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci untuk memastikan bahwa anggaran negara digunakan secara efektif dan proyek pembangunan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

CATATAN: Redaksi Tipikorinvestigasi.id
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan berita, tulisan atau artikel tersebut diatas,

Anda dapat mengirimkan tulisan atau artikel yang berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan ayat (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.