MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Masyarakat Desa Tenam Bungkuk, Kecamatan Semende Darat Tengah Kabupaten Muara Enim, menyampaikan harapan besar kepada Bupati Muara Enim dan Dinas Pertanian Kabupaten Muara Enim.
Mereka mendesak agar aset tanah milik pemerintah kabupaten yang berada di Desa Tenam Bungkuk dapat segera disahkan dan dimanfaatkan untuk pembangunan Gedung Merah Putih serta Gedung Serbaguna. Permohonan ini disampaikan pada Selasa, 3 Maret 2026.
Dahulhakim, Kepala Desa Tenam Bungkuk, menjelaskan bahwa masyarakat sangat membutuhkan lokasi untuk pembangunan kedua gedung tersebut.
“Kami memohon dan berharap kepada dinas pertanian juga kepada Bupati Muara Enim agar dapat mengesahkan tanah aset Pemkab Muara Enim seluas 75×80 meter untuk pembangunan Gedung Merah Putih serta Gedung Serbaguna,” ungkap Dahulhakim.
Menurutnya, satu-satunya lokasi yang memungkinkan untuk pembangunan kedua gedung tersebut saat ini adalah tanah aset Dinas Pertanian di Desa Tenam Bungkuk yang memiliki luas sekitar 3,3 Hektar.
“Kami berharap pemerintah kabupaten Muara Enim memikirkan keluhan masyarakat Desa Tenam Bungkuk, karena pembangunan Gedung Merah Putih itu adalah program Bapak Prabowo, Presiden Indonesia,” tambahnya, merujuk pada pentingnya proyek tersebut.
Senada dengan Kepala Desa, Aguslan selaku Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tenam Bungkuk, turut menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Dengan adanya aset tanah seluas 3,3 Hektar di wilayah Tenam Bungkuk yang saat ini tidak dimanfaatkan, masyarakat Desa Tenam Bungkuk berharap kepada Pemkab Muara Enim agar mengesahkan tanah aset tersebut untuk tempat bangunan satu buah Gedung Merah Putih, serta Gedung Serbaguna,” papar Aguslan.
Aguslan menegaskan bahwa di lokasi Desa Tenam Bungkuk sudah tidak ada lagi tanah yang tersedia untuk pembangunan fasilitas umum seperti gedung serbaguna dan Gedung Merah Putih, selain dari tanah aset tersebut. Masyarakat berharap agar pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti permohonan ini demi kemajuan desa dan terpenuhinya fasilitas publik yang representatif.
Jurnalis: Rahman








