PRABUMULIH, Tipikorinvestigasi.id – Babinsa Koramil 404-02/Prabumulih, Kodim 0404/Muara Enim, bersama tim gabungan berjibaku melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Lingkar, Kelurahan Gunung Ibul Timur, RT 01 RW 02, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan tersebut diawali dengan pengecekan titik panas (ground check hotspot) berdasarkan data Sistem Pemantauan Karhutla Sipongi Kementerian Kehutanan pada pukul 13.30 WIB.
Personel Koramil 404-02/Prabumulih yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri dari Serka Suryaman, Babinsa Kelurahan Gunung Ibul; Sertu Antoni, Babinsa Kelurahan Karang Jaya; serta Serda Ishak Daulay, Babinsa Kelurahan Gunung Ibul Timur.
Dalam keterangannya, Serka Suryaman menjelaskan bahwa titik panas terdeteksi di kawasan kebun karet di Jalan Lingkar, Kelurahan Gunung Ibul Timur. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel TNI bersama unsur kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, dan masyarakat segera melakukan upaya pemadaman.
Adapun unsur yang terlibat dalam penanggulangan karhutla tersebut terdiri dari tiga personel Koramil 404-02/Prabumulih, lima personel Polri, tiga personel BPBD, tujuh personel pemadam kebakaran, serta delapan orang masyarakat.
Proses pemadaman menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran yang dilengkapi selang machino dan nosel untuk menjangkau serta memadamkan titik api di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 30 x 20 meter. Lahan tersebut merupakan kawasan kebun karet dengan kondisi permukaan relatif datar, sedangkan pemilik kebun hingga saat ini belum diketahui.
Berkat kerja sama dan kesigapan seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan pada pukul 16.10 WIB. Selanjutnya, personel melakukan penanganan di lokasi guna memastikan kondisi kebakaran terkendali.
Dandim 0404/Muara Enim, Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub., Int., M.M., melalui Danramil 404-02/Prabumulih, Kapten Czi Garfeni, menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan sinergi dan kesigapan seluruh unsur, baik TNI, Polri, BPBD, petugas pemadam kebakaran, maupun masyarakat.
Upaya penanggulangan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam mencegah meluasnya kebakaran, melindungi lingkungan, serta menjaga keamanan wilayah.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan di lingkungan sekitar.
Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan terus terjaga sehingga potensi karhutla dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas ke wilayah lainnya.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel












