MUARA ENIM – Tipikorinpostigasi.id – Babinsa Koramil 404-06/Semende Kodim 0404/Muara Enim yang bertugas di wilayah Semende Darat Ulu, Sertu Darul Arkam, menghadiri langsung kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap 1 tahun 2026 sekaligus peninjauan kegiatan titik nol pembangunan di Desa Cahaya Alam, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada hari Senin tanggal 20 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Cahaya Alam ini juga dihadiri oleh Camat Semende Darat Ulu beserta jajaran terkait. Penyaluran bantuan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung di hadapan Kepala Desa Cahaya Alam Amrullah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, serta pendamping desa.
Sebanyak 5 Keluarga Penerima Manfaat menerima bantuan masing-masing sebesar Rp300.000 per bulan yang diberikan sekaligus untuk periode 6 bulan terhitung mulai April 2026, sehingga total yang diterima setiap penerima sebesar Rp1.800.000.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Semende Darat Ulu Mayu Fitra, S.Th.I. menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, tertib administrasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“BLT-DD ini harus diterima langsung oleh warga yang berhak. Tidak boleh ada potongan dalam bentuk apa pun. Gunakanlah bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dan gizi keluarga agar kesejahteraan warga dapat terjaga dengan baik,” tegasnya di hadapan warga yang hadir.
Sementara itu, Babinsa Sertu Darul Arkam menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal setiap program pemerintah yang dilaksanakan di tingkat desa.
“Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan transparan.
Apabila terdapat kendala atau hal-hal yang tidak berkenan di lapangan, segera laporkan kepada kami atau pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Kepala Desa Cahaya Alam Amrullah menjelaskan bahwa penetapan daftar penerima bantuan telah melalui proses musyawarah desa dan verifikasi lapangan secara ketat.
“Kriteria penerima telah ditetapkan dengan jelas, yaitu warga yang masuk kategori miskin ekstrem, kehilangan mata pencaharian utama, mengalami sakit kronis, atau merupakan lansia yang live sendirian.
Adapun anggaran yang dialokasikan untuk program ini sebesar Rp1.800.000 per orang penerima selama setahun, dengan jumlah penerima tahun ini sebanyak 5 orang,” jelasnya.
Salah satu penerima bantuan bernama Adena, 62 tahun, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, uang bantuan ini akan saya gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan yang saya butuhkan. Terima kasih banyak kepada Bapak Kepala Desa, Bapak Camat, dan Bapak Babinsa yang telah memperhatikan kebutuhan kami,” katanya dengan penuh rasa syukur.
Usai menyaksikan kegiatan penyaluran bantuan, rangkaian acara dilanjutkan dengan peninjauan kegiatan titik nol pembangunan sepal kampung di 3 lokasi di Desa Cahaya Alam, yang kemudian ditutup dengan acara makan bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif. Pada kesempatan tersebut, Camat dan Babinsa juga berpesan kepada pemerintah desa agar segera melengkapi seluruh dokumen laporan realisasi dan dokumentasi penyaluran bantuan sebagai bentuk pertanggungjawaban yang transparan dan akuntabel.
Jurnalis: Rahman









