PRABUMULIH, Tipikorinvestigasi.id – Sebagai wujud sinergi memperkuat keamanan kawasan strategis, Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polda Sumatera Selatan memberikan pembekalan khusus pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) kepada 100 peserta Program Pertamina Local Community Leaders Program (PLCLP) Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Markas Komando Yonzipur 2/Samara Grawira. Selasa (14/07/2026).

Penyampaian materi ini disampaikan langsung oleh Kompol Feryanto, S.H., yang menjabat sebagai Komandan Batalyon (Danyon) A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan.
Pembekalan ini menjadi bekal berharga bagi peserta untuk memahami pentingnya perlindungan aset strategis negara, sekaligus membangun kesadaran penuh akan tanggung jawab bersama menjaga keamanan industri di wilayahnya sendiri.
Materi yang disampaikan berfokus pada tiga pilar utama:
1. Dasar Hukum dan Regulasi Obvitnas, meliputi pemahaman peraturan perundang-undangan serta Keputusan Kapolri terkait tata cara penyelenggaraan sistem pengamanan kawasan vital.
2. Kategori dan Karakteristik Obvitnas, antara lain mengenali sektor energi, migas seperti kawasan operasi PHR Zona
3. Panduan Keamanan Aksi Masyarakat, termasuk penjelasan mengenai jarak aman demonstrasi terhadap kawasan Obvitnas serta mekanisme penyampaian aspirasi yang sah, tertib, dan tidak mengganggu kelangsungan operasional fasilitas vital.
4. Sistem Manajemen Pengamanan (SMP), mencakup penilaian risiko, mitigasi keadaan darurat, dan standar operasional prosedur pengamanan lingkungan kerja yang efektif.
5 Sistem Manajemen Pengamanan (SMP), mencakup penilaian risiko, mitigasi keadaan darurat, dan standar operasional prosedur pengamanan lingkungan kerja yang efektif.
Nantinya peserta akan ditempatkan dalam lima bidang keahlian khusus: operator K3, juru ikat beban/rigger, teknisi AC, montir sepeda motor, dan jurnalistik.
Melalui pembekalan ini, diharapkan lahir tenaga kerja lokal yang kompeten, tersertifikasi, dan berintegritas tinggi.
Program ini tidak hanya membuka peluang kerja luas serta menekan angka pengangguran di Kota Prabumulih dan sekitarnya, melainkan juga melahirkan barisan pengawal keamanan wilayah yang handal dari kalangan masyarakat sendiri.
Oleh: Jamili Anggara










