MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Peristiwa tragis terjadi di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Sabtu (10/10/2026). Dua orang penggali sumur dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendalaman sumur milik warga bernama Munajab.
Kedua korban diketahui bernama Ari Ferianto (40) dan Agilus Finus (40). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Cik Agus Kiemas, RT 01, Dusun 05, Desa Muara Lawai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban tengah melakukan pekerjaan pendalaman sumur dengan kedalaman sekitar 13 meter. Namun, saat proses pengerjaan berlangsung, salah seorang korban diduga mengalami pingsan hingga terjatuh ke dalam sumur.
Melihat rekannya dalam kondisi tersebut, korban lainnya berusaha memberikan pertolongan dengan turun ke dalam sumur. Nahas, korban kedua juga diduga mengalami pingsan saat berada di dalam sumur.
Dugaan sementara, kejadian tersebut berkaitan dengan adanya gas berbahaya di dalam sumur. Namun, penyebab pasti kematian kedua korban masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Mendapatkan laporan kejadian tersebut, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) turun langsung ke lokasi untuk melakukan upaya evakuasi.
Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian mengingat kedua korban berada di dalam sumur yang cukup dalam dan terdapat dugaan kandungan gas berbahaya.
Personel Bhabinkamtibmas dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) turut melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Warga diimbau untuk tidak mendekati lubang sumur demi menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan.
Suwardi, staf Kedaruratan BPBD Kabupaten Muara Enim, mengimbau masyarakat agar sementara waktu tidak mendekati lubang sumur selama proses evakuasi berlangsung.
Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya para pekerja penggali sumur, agar lebih berhati-hati karena pekerjaan tersebut memiliki risiko keselamatan yang tinggi.
Menurutnya, tim BPBD Kabupaten Muara Enim bersama tim dari tingkat Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya melakukan evakuasi terhadap kedua korban yang berada di dalam sumur.
Proses tersebut membutuhkan kehati-hatian ekstra serta kesiapan peralatan yang sesuai untuk memastikan keselamatan personel yang bertugas.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan prosedur keselamatan kerja dalam aktivitas penggalian sumur, terutama terkait potensi gas berbahaya yang dapat mengancam jiwa.
Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Reporter: ALAN DOPALGA
Tipikorinvestigasi.id









