PRABUMULIH, Tipikorinvestigasi.id – Sebagai bentuk kesigapan dan respons cepat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 404-02/Prabumulih, Kodim 0404/Muara Enim, bersama tim gabungan melaksanakan pengecekan titik panas (hotspot) berdasarkan data Sipongi Kementerian Kehutanan sekaligus melakukan pemadaman kebakaran lahan di Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Senin (19/10/2026) malam.
Pengecekan lapangan atau ground check dilaksanakan setelah terdeteksi titik panas pada pukul 19.05 WIB. Tim kemudian bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan dan melakukan penanganan terhadap kebakaran yang terjadi.
Berdasarkan hasil pengecekan, kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih setengah hektare. Hingga kegiatan penanganan berlangsung, pemilik lahan belum diketahui. Kondisi lahan yang terbakar berupa tanah humus dengan vegetasi relatif datar.
Dalam keterangannya, Serka Udi, Babinsa Kelurahan Muara Dua, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan bersama unsur terkait guna mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke area sekitarnya.
Kegiatan tersebut melibatkan delapan personel Koramil 404-02/Prabumulih, dua personel Polri, tujuh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), enam personel pemadam kebakaran (Damkar), serta 13 personel Masyarakat Peduli Api (MPA).
Adapun delapan personel Koramil 404-02/Prabumulih yang terlibat, yakni Serka Udi, Serka Suryaman, Serka Miswandi, Sertu Antoni, Sertu Efrilandi, Serda Ishak Daulay, Serda Meirizal, dan Sertu Andre P.
Dalam upaya pemadaman, tim gabungan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, satu mobil suplai air, serta enam unit sepeda motor. Peralatan yang digunakan meliputi satu unit mesin pompa jinjing, enam selang machino, dan satu unit nozzle.
Berkat kerja sama dan kesigapan seluruh personel, api berhasil dipadamkan pada pukul 20.10 WIB.
Meski demikian, tim masih mendapati sisa asap dari area yang terbakar sehingga kondisi lokasi tetap perlu dipantau untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Dandim 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub., Int., M.M., melalui Danramil 404-02/Prabumulih Kapten Czi Garfeni menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kesigapan personel, koordinasi lintas sektor, serta peran aktif masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah kebakaran sejak dini.
Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan rawan terjadi karhutla.
Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api.
Sinergi antara TNI, Polri, BPBD, Damkar, Masyarakat Peduli Api, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penanganan karhutla sekaligus meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan dan keselamatan warga.
Melalui kegiatan ini, Koramil 404-02/Prabumulih, Kodim 0404/Muara Enim, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Kota Prabumulih.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel












