Muara Enim, Tipikorinvestigasi.id – Masyarakat Desa Tambangan Kelekar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, mengeluhkan kondisi siring yang dibangun menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2023.
Pasalnya, siring tersebut justru menyebabkan luapan air limbah dan sampah rumah tangga, terutama saat curah hujan tinggi. Keluhan ini semakin mencuat seiring dengan intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir (Selasa, 23/09/2025).
Salah seorang warga yang terdampak langsung, Hijaroh, seorang ibu rumah tangga yang rumahnya berada di ujung aliran siring, mengungkapkan kekesalannya.
“Setiap habis hujan, genangan air bercampur sampah berserakan di jalan depan rumah. Pemandangan ini sangat tidak sedap, meskipun selalu kami bersihkan setelah hujan,” ujarnya kepada tim liputan.
Siring desa yang dibangun secara swakelola dengan anggaran Rp. 160.000.000,- dari Dana Desa tahun 2023 ini, sebelumnya juga telah menuai keluhan dari warga lainnya.
“Sampah dan tumpahan air dari siring masuk ke pekarangan rumah kami,” keluh seorang warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.
Pembangunan siring yang membentang dari jalan lingkar hingga jalan tengah desa ini, melintasi kawasan pemukiman padat penduduk.
Kondisi ini semakin memperparah dampak luapan air dan sampah yang ditimbulkan.
Menanggapi keluhan warga tersebut, Ketua FORUM FOKAL Kabupaten Muara Enim, Marsidi, menyatakan akan melakukan investigasi mendalam terkait pembangunan siring ini.
“Kami akan turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data dan fakta terkait dugaan adanya masalah dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan siring ini,” tegas Marsidi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Desa Tambangan Kelekar terkait keluhan warga dan upaya perbaikan sistem siring yang dinilai tidak optimal.
Masyarakat berharap, Pemerintah Desa segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan ini, sehingga siring dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan tidak lagi menjadi sumber masalah bagi warga.
(Muara Enim, Pewarta Sumsel)












