PRABUMULIH , Tipikorinvestigasi.id – Guna mengoptimalkan potensi dan menahan laju penurunan hasil di lapangan-lapangan yang sudah beroperasi lama, Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 menjalankan serangkaian langkah strategis yang terarah dan inovatif. Selasa (14/07/2026).
Kombinasi upaya pengeboran, pembaruan fasilitas, hingga penerapan teknologi canggih ini terbukti berhasil mendongkrak capaian produksi minyak secara signifikan.
Dalam mengoptimalkan potensi lapangan tua tersebut, PHR Zona 4 menjalankan langkah-langkah kunci:
Pertama, Pengeboran Agresif (Development Drilling). Melaksanakan puluhan rencana kerja pemboran di titik strategis seperti wilayah Lembak, Kemang, dan Tapus.
Sepanjang Semester I Tahun 2026, eksekusi 27 sumur pengembangan telah berhasil menyumbang tambahan produksi minyak hingga 1.549 barel per hari (BOPD).
Kedua, Penemuan Potensi Geologi Baru. Menerapkan pendekatan inovatif untuk memetakan dan mengidentifikasi lapisan produktif yang sebelumnya belum terdeteksi di wilayah kerja lapangan tua.
Ketiga, Penerapan Teknologi dan Inovasi. Menggunakan teknologi seperti Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) pada sumur-sumur tua, serta memanfaatkan sistem data digital untuk menekan laju penurunan alamiah produksi.
Keempat, Pembaruan dan Efisiensi Fasilitas. Melakukan revitalisasi serta penataan hambatan alir di fasilitas produksi permukaan, antara lain di PEP Limau Field dan lapangan-lapangan eksisting lainnya, guna menjaga kinerja dan kapasitas operasional tetap optimal.
Melalui kombinasi strategi tersebut, PHR Zona 4 menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional, bahkan dari lapangan yang telah beroperasi dalam waktu lama.
Oleh: Jamili Anggara










