MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Di tengah semangat mewujudkan swasembada pangan nasional Tahun 2026, Kabupaten Muara Enim mencatatkan prestasi menggembirakan.
Di Kecamatan Lembak, Desa Lubuk Enau menjadi saksi kegembiraan bersama saat panen raya jagung seluas 2 hektare sukses digelar dengan penuh semangat pada hari Selasa (10/02/2026), menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi lintas pihak mampu menggerakkan perubahan bagi ketahanan pangan bangsa.
Kegiatan panen raya serentak Kuartal I ini tidak hanya menghadirkan hasil melimpah dengan estimasi produksi mencapai ±8 ton jagung pipil, tetapi juga menjadi simbol sinergi yang erat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal.
Setiap proses mulai dari persiapan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan telah melalui pendampingan intensif, menjadikan panen kali ini sebagai tonggak penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., melalui Kapolsek Lembak Iptu Yopi Maswan, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan bagian tak terpisahkan dari implementasi komitmen nasional.
“Panen raya jagung di Desa Lubuk Enau adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap gerakan ketahanan dan swasembada pangan yang digaungkan secara nasional.
Lebih dari itu, ini adalah wujud nyata bagaimana sinergi antara aparatur negara, pemerintah lokal, dan masyarakat mampu menghasilkan hasil yang membanggakan bagi kesejahteraan bersama,” ujar Kapolsek Lembak.
Acara yang diisi dengan kegembiraan petani dan warga desa dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain perwakilan Polsek Lembak, Koramil 404-01/Gelumbang, pemerintah Kecamatan Lembak, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tanjung Bunut, pemerintah Desa Lubuk Enau, serta ratusan masyarakat setempat yang turut membantu proses panen.
Semangat kebersamaan terasa kental, mencerminkan bahwa pembangunan sektor pangan adalah tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.
Lahan seluas 2 hektare yang menjadi lokasi panen milik Sdri. Melan, yang telah menjalani proses budidaya dengan penuh dedikasi dan didukung oleh pendampingan berkelanjutan dari Polsek Lembak.
Hasil panen yang melimpah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani secara langsung, tetapi juga menguatkan ketersediaan pangan lokal di wilayah Muara Enim, sehingga mampu berkontribusi pada stabilitas pasokan komoditas pangan di tingkat provinsi bahkan nasional.
Kepala BPP Tanjung Bunut beserta jajarannya mengapresiasi penuh keberhasilan panen raya ini. Menurut mereka, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang solid dan pendampingan teknis yang konsisten kepada para petani, membuktikan bahwa dengan dukungan yang tepat, potensi pertanian lokal dapat tumbuh optimal.
Kapolsek Lembak menambahkan bahwa langkah kolaboratif ini sejalan dengan visi kebijakan nasional dalam pemerintahan Prabowo Gibran, khususnya pada pilar penguatan sektor pangan dan pembangunan ekonomi kerakyatan.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan kerja sama yang erat, kita dapat mewujudkan harapan bersama untuk Indonesia yang mandiri dalam pangan dan makmur secara merata,” tutupnya dengan penuh semangat.(DW)









