MAKKAH, Tioikorinvestigasi.id – Sebuah perjalanan panjang menuju harapan suci telah sampai. Jamaah Haji Plus Indonesia khususnya asal Provinsi Jawa Timur kini resmi menginjakkan kaki di Tanah Suci, siap mengikuti seluruh rangkaian ibadah Haji Tahun 1447 Hijriah bertepatan dengan 2026 Masehi.
Kedatangan ini diselimuti suasana haru dan rasa syukur mendalam setelah menempuh penerbangan jauh dari Indonesia menuju kota suci Makkah dan Madinah.
Setibanya di lokasi, seluruh jamaah segera menempati penginapan atau hotel yang telah disediakan. Persiapan fisik dan spiritual pun mulai digalakkan, mengingat sebentar lagi akan memasuki puncak ibadah di Padang Arafah, Muzdalifah hingga Mina.
Di bawah bimbingan para pembimbing ibadah dan tim travel, para jamaah tampak antusias dan tertib mengikuti setiap arahan demi kelancaran dan kekhusyukan beribadah.
Direktur Haji Plus Nur Dhuha Wisata, Ustadz Mudzakir memastikan kondisi seluruh rombongan dalam keadaan sehat walafiat dan siap beribadah.
Alhamdulillah, jamaah Haji Plus dari Jawa Timur telah sampai di Tanah Suci dengan kondisi yang sangat baik dan sehat. Semua siap melaksanakan seluruh prosesi ibadah haji tahun ini.
Kami dari pihak pengelola terus melakukan pendampingan penuh agar jamaah bisa beribadah dengan nyaman, khusyuk dan fokus sepenuhnya kepada Allah SWT, ungkap Ustadz Mudzakir.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pembinaan manasik, pemantauan kesehatan, hingga koordinasi teknis menjadi prioritas utama tim pendamping selama berada di Arab Saudi. Hal ini dilakukan agar setiap jamaah merasa aman, tenang dan terlayani dengan maksimal.
Di tengah tingginya minat masyarakat untuk berangkat melalui jalur Haji Plus, nama Nur Dhuha Wisata dikenal sebagai salah satu Travel Haji Plus Terbaik di Surabaya Jawa Timur.
Keunggulannya terletak pada pelayanan prima, edukasi manasik mendalam, serta pendampingan intensif mulai dari persiapan di tanah air hingga selama menjalani ibadah di Tanah Suci.
Kekompakan dan kebersamaan jamaah asal Jawa Timur juga terlihat nyata.
Baik saat beraktivitas di kawasan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi, ukhuwah Islamiyah terjalin erat. Waktu luang dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbanyak doa, dzikir, tilawah Al-Qur’an serta saling mendoakan kebaikan sesama jamaah Indonesia.
Selain fokus pada ibadah, jamaah juga senantiasa diingatkan untuk menjaga stamina tubuh mengingat cuaca panas yang cukup ekstrem di Arab Saudi.
Tim medis dan pendamping aktif mengingatkan pentingnya asupan cairan serta mengatur pergerakan jamaah agar tetap prima sampai seluruh rangkaian ibadah selesai.
Dengan hati yang bersih dan semangat berbakti, kini jamaah Haji Plus Jawa Timur bersiap menyambut puncak haji.
Harapan besar ditanamkan agar nanti dapat kembali ke tanah air sebagai Haji dan Hajjah yang Mabrur, diterima segala amal ibadahnya oleh Allah SWT. (Budi Rizkiyanto)









