MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Menindaklanjuti deteksi titik panas dari satelit NASA-SNPP dan BRIN Fire Hotspot, Koptu Ruly Rahmayadi, Babinsa Koramil 404‑04/Gunung Megang Kodim 0404/Muara Enim, bergerak cepat memimpin tim melakukan pengecekan lapangan sekaligus penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan berlangsung pada Selasa (15/09/2026), pukul 11.30 WIB, bertempat di Desa Suban Jeriji, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, dengan lima titik koordinat yang terdeteksi.

Bersama tim gabungan — 1 rekan personil TNI, 1 perangkat desa, 1 warga, serta 2 personil Polsek — tim menempuh perjalanan sekitar 5 kilometer selama ± 30 menit hingga menjangkau lokasi.
Ditemukan kebakaran pada lahan semak belukar seluas ± 1,5 hektar bertanah mineral.
Personil segera bekerja sama memadamkan api hingga sepenuhnya padam, serta memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala agar tidak meluas ke area lain.
Dalam keterangannya, Koptu Ruly Rahmayadi menjelaskan bahwa kecepatan penindaklanjutan sangat penting.
“Kami segera bergerak begitu menerima informasi agar api tidak berkesempatan membesar. Bersama warga dan aparat kepolisian, kami pastikan lokasi aman dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat setempat untuk pengawasan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 404‑04/Gunung Megang Kapten Inf Erry Hastanto menegaskan kesiapsiagaan jajaran.
“Kami akan terus berupaya maksimal, baik melalui pencegahan dini maupun penanggulangan di lapangan, selaras dengan instruksi tegas Dandim 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub., Int., M.M.
Setiap titik deteksi harus segera ditindaklanjuti, dan sinergi dengan warga menjadi kunci utama menjaga wilayah tetap aman dari ancaman Karhutla,” paparnya.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel













