MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Personel Koramil 404-04/Gunung Megang Kodim 0404/Muara Enim melaksanakan ground check terhadap titik panas (hotspot) yang terdeteksi melalui sistem Sipongi Kementerian Kehutanan di wilayah Desa Tanjung Muning, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh Sertu Atifsyah, Babinsa Desa Tanjung Muning, sebagai upaya memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan penanganan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Berdasarkan hasil pengecekan, titik hotspot berada pada koordinat -3.41373, 103.9233, tepatnya di wilayah Desa Tanjung Muning, Kecamatan Gunung Megang.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Atifsyah bersama tiga orang anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) langsung melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2 hektare. Jenis tanah di lokasi merupakan tanah mineral dengan kondisi vegetasi rata. Sementara pemilik kebun hingga dilakukan pengecekan belum diketahui.
Beruntung, setelah dilakukan penanganan, kondisi api di lokasi dinyatakan sudah padam. Petugas kemudian tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terjadi kembali titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel menggunakan empat unit sepeda motor dan satu unit telepon genggam sebagai perlengkapan pendukung.
Sertu Atifsyah mengatakan, pengecekan lapangan dilakukan sebagai tindak lanjut atas terdeteksinya hotspot melalui sistem Sipongi Kementerian Kehutanan.
Sementara itu, Danramil 404-04/Gunung Megang Kapten Inf Erry Hastanto menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran.
Ia juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan pemantauan dan koordinasi secara berkelanjutan dengan seluruh unsur terkait serta masyarakat.
“Personel agar senantiasa waspada dan melaksanakan pemantauan di wilayah masing-masing sesuai arahan dan instruksi Dandim 0404/Muara Enim,” tegasnya.
Danramil menambahkan, upaya pencegahan dan penanganan Karhutla membutuhkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat peduli api, serta seluruh elemen masyarakat.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel
(Redaksi Tipikorinvestigasi.id)









