PRABUMULIH, Tipikorinvestigasi.id – Gerakan Pramuka adalah sekolah karakter bagi bangsa” prinsip ini menjadi pijakan kuat bagi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Prabumulih yang tidak ingin berlama-lama pasca pelantikan.
Langkah cepat menggelar rapat konsolidasi internal sekaligus menyusun program kerja strategis tahun 2026 menjadi bukti keseriusan organisasi dalam menghidupkan kembali semangat kepramukaan sebagai wahana pembinaan generasi muda yang tangguh dan berkualitas.
Rapat konsolidasi yang digelar pada Sabtu (24/01/2026) di Sekretariat Kwarcab Prabumulih dihadiri oleh jajaran pengurus, pelatih, andalan, serta Kepala Unit Seksi (Kapus) dari berbagai tingkat.
Fokus pertemuan bukan hanya pada memperkuat soliditas internal pasca Pergantian Antar Waktu (PAW), melainkan juga memantapkan arah kebijakan yang akan menjadikan kepramukaan sebagai bagian penting dalam membangun masa depan Kota Prabumulih.
Berbagai program prioritas dibahas secara mendalam dengan pemikiran yang komprehensif, mulai dari penguatan kapasitas pembinaan yang berbasis nilai-nilai kepramukaan, pemanfaatan teknologi modern untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas kegiatan, hingga sinkronisasi program pengabdian kepada masyarakat yang menjawab kebutuhan lokal.
Kwarcab juga menetapkan target konkret untuk meningkatkan kualitas pembina melalui pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML), serta mendorong aktivasi penuh gerakan kepramukaan di tingkat ranting sebagai ujung tombak pembinaan langsung kepada anggota.
Ketua Kwarcab Pramuka Prabumulih, Hermanto R., S.H., menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi tonggak penting bagi perkembangan Gerakan Pramuka di wilayahnya.
Pasalnya, sejumlah agenda besar nasional dan daerah telah siap menjadi ajang pembinaan yang mendalam bagi ribuan anggota pramuka di Kota Prabumulih.
“Selain menjalankan program rutin yang menjadi tulang punggung kepramukaan, kita akan menghadapi serangkaian event besar seperti Jambore Cabang (Jamcab), Jambore Daerah (Jamda), hingga Jambore Nasional (Jamnas).
Ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau ajang bertemu-temu, melainkan wadah yang sangat berharga untuk membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, kerja sama tim, dan rasa cinta tanah air pada generasi muda kita,” tegas Hermanto dengan penuh semangat.
Ia juga menekankan bahwa kekompakan dan soliditas seluruh jajaran pengurus adalah kunci utama dalam mewujudkan setiap program kerja yang telah dirumuskan bersama.
“Kita diberikan amanah untuk membimbing generasi penerus bangsa, dan kepercayaan ini harus dijawab dengan kerja nyata yang konsisten dan penuh dedikasi. Setiap pengurus, pelatih, dan pembina adalah agen perubahan yang memiliki peran krusial dalam membentuk masa depan anak-anak kita,” tandasnya.
Hasil rapat konsolidasi telah melahirkan rumusan program kerja tahun 2026 yang komprehensif, yang selanjutnya akan disampaikan secara resmi kepada Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Prabumulih.
Hal ini menjadi bentuk komitmen Kwarcab untuk bersinergi penuh dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan karakter yang berkelanjutan.
Melalui langkah awal yang tegas dan terarah ini, Kwarcab Prabumulih menargetkan Gerakan Pramuka tidak hanya kembali aktif dan progresif, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah, dinas terkait, dan berbagai lembaga masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas karena masa depan Kota Prabumulih dan bangsa sangat tergantung pada bagaimana kita mendidik generasi muda hari ini.









