Muara Enim, Tipikor investigasi.id – Suasana khidmat dan penuh sukacita terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim setiap Kamis malam.
Ratusan warga binaan dari kamar pesantren dan petugas Lapas bersama-sama mengikuti pengajian rutin yang telah menjadi agenda mingguan.
Kegiatan ini digelar di Masjid Muzzakir Lapas Muara Enim pada Kamis (21/08) dan menjadi momen yang dinanti-nantikan.
Pengajian rutin dimulai setelah salat magrib dan berlangsung hingga menjelang isya.
Tema pengajian kali ini mengangkat pentingnya taubat dan memperbaiki diri sebagai bekal untuk masa depan yang lebih baik.
Warga binaan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari tilawah Al-Qur’an yang syahdu, ceramah agama yang menggugah, hingga doa bersama yang khusyuk.
Kalapas Muara Enim Mukhlisin Fardi, melalui Ka. KPLP Marseli yang didampingi Staff Regbimkemas Hendi, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian integral dari program pembinaan mental spiritual di Lapas Muara Enim.
Tujuannya adalah untuk menanamkan nilai-nilai positif, memperkuat iman, dan membentuk karakter warga binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik.
“Kami berharap pengajian rutin ini bukan hanya menjadi sekadar rutinitas, tetapi menjadi momen perenungan diri yang mendalam dan motivasi yang kuat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
“Dengan bekal ilmu agama dan spiritualitas yang diperoleh, kami berharap warga binaan dapat menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan bermanfaat setelah keluar dari Lapas.”
Kegiatan pengajian ditutup dengan doa bersama dan lantunan shalawat yang merdu, menciptakan atmosfer religius yang mendalam dan menyentuh hati.
Dengan semangat kebersamaan dan program pembinaan yang berkelanjutan,”Lapas Muara Enim terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga membawa harapan dan perubahan positif bagi para penghuninya.








