PRABUMULIH, Tipikorinvestigasi.id – Pengabdian Babinsa tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan. Semangat melayani dan peduli sesama juga ditunjukkan langsung melalui tindakan nyata, seperti yang dilakukan Kopka Hardi, anggota Babinsa Kelurahan Payu Putat Koramil 404-02/Prabumulih Kodim 0404/Muara Enim.
Mengetahui ada warga binaan bernama Mashari yang sedang sakit kritis dan membutuhkan bantuan pasokan darah di Unit Transfusi Darah RS AR Bunda, Kopka Hardi langsung bergerak cepat.
Tanpa ragu ia mendatangi lokasi dan mendonorkan darahnya guna membantu proses pengobatan dan pemulihan kesehatan warga tersebut.
Kegiatan sosial kemanusiaan ini dilaksanakan pada Minggu, 17 Mei 2026.
Tindakan ini menjadi bukti nyata kedekatan emosional antara aparat teritorial dengan masyarakat, sebagaimana prinsip TNI yaitu rakyat dekat di hati.
Kopka Hardi mengungkapkan bahwa apa yang dilakukannya adalah bentuk tanggung jawab dan rasa kemanusiaan semata. Menurutnya, membantu warga yang sedang kesusahan adalah kewajiban selaku pelindung dan pengayom.
Sebagai Babinsa, tugas kami tidak hanya mengamankan wilayah, tapi juga hadir saat warga membutuhkan pertolongan. Alhamdulillah saya mampu dan sehat, maka saya sumbangkan darah ini sebagai wujud kepedulian.
Semoga langkah kecil ini membawa berkah dan Mashari segera diberikan kesembuhan serta kesehatan kembali oleh Allah SWT, ujar Kopka Hardi dengan tulus.
Tindakan mulia ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak rumah sakit maupun keluarga pasien. Kehadiran Babinsa dianggap menjadi kekuatan doa dan dukungan moral yang sangat berarti di tengah masa sulit yang sedang dihadapi keluarga.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen jajaran Kodim 0404/Muara Enim untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mempererat persatuan, serta menjadi solusi bagi setiap kesulitan yang dialami warga binaan.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Sumber Kegiatan: Bintara Pembina Desa Koramil 404-02/Prabumulih Kodim 0404/Muara Enim Korem 044/Gapo Kodam II/Sriwijaya
Laporan Kegiatan Kopka Hardi
(Penulis Editor: Pewarta Sumsel)








