MUARA ENIM , Tipikorinvestigasi.id – Pemerintah Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Senin (26/01/2026) di Balai Rakyat Kecamatan Rambang, yang diikuti oleh sekitar 280 peserta dari berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait.
Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dipimpin oleh Plt. Camat Rambang Bapak Helman Agus, S.E., M.M. Peserta yang hadir antara lain Wakil Bupati Muara Enim, Sekda, OPD Kabupaten Muara Enim, Camat se-Kabupaten Muara Enim, instansi kecamatan, perwakilan desa, BPD, Tomas, Toko Adat, Ketua TP.PKK Desa, Bidan Desa, Forum Anak, serta kepala sekolah SD, SMP, SMA, dan PAUD se-Kecamatan Rambang.
Setelah pembukaan dengan doa bersama dan penyanyian lagu Indonesia Raya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Bappeda Kabupaten Muara Enim Bapak Embran Tabrani, M.Si, serta sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Wakil Bupati Muara Enim Ibu Ir. Hj. Sumarni, M.Si.
Selanjutnya dilakukan penyampaian materi oleh beberapa dinas terkait, antara lain Dinas PUPR oleh Bapak Suhermansyah, S.T., M.Eng., CGCAE; Dinas Perkim oleh Bapak Febriansyah Putra, S.T., M.T; Dinas Kesehatan oleh Ibu Elia Susita, S.K.M., M.M; Dinas PMDP oleh Bapak Firmansyah Hamid, S.E; serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh perwakilan dinas.
Dalam sesi saran dan usulan, Ketua Forum Kades Sekecamatan Rambang Kades Sugihan mengajukan berbagai usulan pembangunan untuk beberapa desa, antara lain pengerasan jalan sepanjang 20 KM di Desa Pagar Agung, pembangunan talud/bronjong dan penahan tanah di Desa Sukarami, rehab jalan serta pembangunan talud di Desa Sugih Waras, renovasi total fasilitas kesehatan dan pendidikan di Desa Negeri Agung, pengecoran jalan serta pembangunan BOX Covert di Desa Kencana Mulia, hingga pengelolaan jalan dan pamsimas di berbagai desa lainnya.
Selain itu, BPD Sukarami Bapak Samsidi menyampaikan permasalahan terkait operasional motor yang baru diterima 5 desa dari 13 desa di kecamatan, Ketua PKK Desa Tanjung Raya bertanya mengenai bantuan untuk tepung mocap, dan Kades Sumber Rahayu mengungkapkan kekhawatiran terkait usulan yang setiap tahun diajukan serta masalah honor-honor di desa.
Dalam kesimpulan, Kadin PUPR menyampaikan bahwa dari 57 usulan yang masuk, 13 di antaranya menjadi prioritas dan akan dilakukan survey lebih lanjut karena sebagian berada di kawasan hutan produksi atau kawasan hijau.
Kadin PMDP menjelaskan bahwa masalah honor akan dibahas lebih lanjut dengan kades dan BPD, kegiatan PKK dapat dimanfaatkan melalui Dana Desa, serta pendistribusian motor akan dilakukan bertahap.
Kadin Dinas Koperasi menyebutkan bahwa tepung mocap sudah dapat dipasarkan hingga keluar daerah dan mendorong pengajuan proposal tertulis untuk bantuan lebih lanjut.
Wakil Bupati Muara Enim mengingatkan agar setiap usulan sesuai dengan visi misi pemerintah kabupaten dan melalui tahapan yang benar dari Musdus hingga Musrenbang tingkat kabupaten, dengan harapan semua usulan dapat diakomodir dan setiap desa bisa mendapatkan minimal dua pembangunan.
Acara ditutup pukul 12.08 WIB setelah dilakukan penandatanganan berita acara Musrenbang.
Masyarakat mengutarakan harapan agar proses pengurusan usulan dapat diperpendek, mengingat jumlah usulan yang cukup banyak membuat beberapa pengajuan berpotensi tertunda.
Pimpinan Sidang Helman Agus, S.E., M.M (Plt. Camat Rambang)
Sugih Waras, Januari 2026(Arto).









