PRABUMULIH, Tipikorinvestigasi.id – Rasanya seperti mimpi indah semalam, Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, kedatangan tamu istimewa.
Bukan orang sembarangan, melainkan seorang artis kuliner sekaligus pengusaha terkenal yang datang jauh-jauh khusus dari Jakarta.
Kehadiran beliau ini menjadi sebuah anugerah tak terhingga sekaligus kebanggaan besar bagi seluruh warga Desa Pangkul.
Artis kuliner yang akrab disapa Cik Mehong ini, sengaja meluangkan waktunya untuk turun langsung ke lokasi perkebunan warga, tepatnya di Kebun Citra.
Di sana, ia terlihat sangat antusias memetik sendiri buah nanas asli Pangkul yang selama ini dikenal sebagai ikon kebanggaan Kota Prabumulih.
Setelah mencicipi langsung buah yang baru saja dipetik dari pohonnya, Cik Mehong tampak sangat terkesan dan kagum dengan kualitas yang dimiliki buah lokal tersebut.
“Wah, manis nian rasanya nanas Pangkul ini,” ujarnya dengan mata berbinar. Menurutnya, rasa manis alami dan kualitas nanas Pangkul sangat istimewa dan sulit ditemukan di tempat lain.
Ia bahkan menyebutkan bahwa pengalaman menikmati manisnya nanas Pangkul ini adalah momen yang paling berkesan baginya.
“Rasanya sungguh luar biasa, sangat manis dan segar. Bagi saya, pengalaman menikmati nanas Pangkul ini adalah sesuatu yang paling mahal dan berharga,” ungkap Cik Mehong penuh kekaguman.
Momen membanggakan ini disambut dengan rasa syukur yang mendalam oleh Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi, S.H., M.M. Ia mengaku sangat bangga dan bersyukur hasil bumi daerahnya mampu memikat hati tamu dari ibu kota.
“Saya mengucapkan rasa syukur dan rasa bangga yang luar biasa kepada hasil bumi Desa Pangkul. Ini adalah bukti nyata bahwa nanas kita memiliki kualitas terbaik dan mampu bersaing bahkan hingga dikenal oleh para pengusaha besar dan tokoh kuliner dari Jakarta,” ujar Zakaria Yadi.
Lebih lanjut, Zakaria Yadi berharap kehadiran Cik Mehong ini menjadi berkah tersendiri bagi perekonomian warga.
“Harapan kita semua, dengan datangnya artis yang dijuluki Cik Mehong ini, nama nanas Prabumulih semakin harum dan semakin ‘mehong’ atau makin mahal serta bernilai jual tinggi.
Semoga ke depannya nanas Pangkul semakin dikenal luas sebagai buah berkualitas unggul yang membawakan kesejahteraan bagi masyarakat,” tambahnya.
Kedatangan ini menjadi bukti nyata bahwa nanas Pangkul bukan sekadar buah lokal, melainkan komoditas berkualitas kelas atas yang kini mulai dilirik dunia usaha dan kuliner nasional.








