MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Paguyuban Pedagang Bakso Kabupaten Muara Enim menggelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Kabupaten Muara Enim.
Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan UMKM Bakso yang Higienis, Halal, dan Berdaya Saing.” Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan dukungan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Muara Enim sebagai upaya meningkatkan pemahaman para pedagang bakso mengenai pentingnya menjaga kebersihan, memenuhi standar kesehatan, memperhatikan kehalalan produk, serta meningkatkan daya saing usaha di tengah perkembangan dunia kuliner.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu Cut Azzura Jeneva, pembacaan doa oleh Ustaz Sriyono, serta sambutan Ketua Panitia, Pelda Dudung Supriyadi.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sosialisasi mengenai sertifikasi halal yang disampaikan oleh dr. RA. Hoetary Tirtu Amelia, M.Kes., dari Halal Center UIN Raden Fatah Palembang.
Materi ini membahas pentingnya pemahaman mengenai proses dan pemenuhan persyaratan sertifikasi halal bagi pelaku usaha bakso agar produk yang dihasilkan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Materi berikutnya disampaikan oleh drh. Slamet Mulyono, selaku Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Muara Enim.
Pembahasan tersebut berkaitan dengan aspek peternakan dan kesehatan hewan yang menjadi bagian penting dalam menjaga mutu serta keamanan bahan baku produk olahan daging.
Selain itu, Elya Susita, S.KM., MM., selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, turut memberikan sosialisasi mengenai aspek kesehatan. Sementara itu, Ardiasyah, S.H., menyampaikan materi penyuluhan hukum untuk menambah pemahaman para pelaku UMKM mengenai aspek hukum dalam menjalankan usaha.
Melalui berbagai materi tersebut, para pedagang bakso diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kualitas produk, menerapkan kebersihan dalam proses pengolahan makanan, memenuhi ketentuan kehalalan, serta menjalankan usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Setelah sesi sosialisasi dan bimbingan teknis, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan istirahat (coffee break). Agenda berikutnya adalah pemilihan ketua dan wakil ketua Paguyuban Pedagang Bakso Kabupaten Muara Enim, kemudian ditutup dengan penutupan acara.
Bendahara Paguyuban Pedagang Bakso, Yogi Eko Priyono, turut berperan dalam jajaran kepengurusan kegiatan tersebut. Keberadaan paguyuban diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antarpedagang bakso dalam mengembangkan usaha serta meningkatkan kualitas produk lokal.
Panitia Paguyuban Pedagang Bakso Kabupaten Muara Enim menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis ini dapat terlaksana dengan baik.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Gilingan Daging Rizki, CSR PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Bakso Barokah, Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Muara Enim, serta pimpinan Hotel Griya Sintesa atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Dukungan dari berbagai pihak ini menjadi bentuk kepedulian terhadap pengembangan UMKM, khususnya para pedagang bakso di Kabupaten Muara Enim.
Sinergi antara paguyuban, pemerintah, dunia usaha, dan pihak terkait diharapkan dapat terus terjalin guna mendorong pertumbuhan usaha yang lebih maju dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Paguyuban Pedagang Bakso Kabupaten Muara Enim berharap para pelaku usaha semakin solid, profesional, serta mampu menghadirkan produk bakso yang higienis, halal, berkualitas, dan berdaya saing.
Dengan demikian, kepercayaan masyarakat sebagai konsumen dapat terus meningkat sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM di Kabupaten Muara Enim.













