MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Perwira Siswa (Pasis) Seskoad Dikreg LXVIII Garuda 68 melaksanakan kegiatan penyuluhan dan edukasi pencegahan Karhutla secara langsung kepada masyarakat di Kampung Tengah, wilayah teritorial Kodim 0404/Muara Enim, Sabtu (07/11/2026).
Kegiatan dilaksanakan dengan metode door to door, yakni menyambangi rumah-rumah warga untuk memberikan edukasi sekaligus imbauan mengenai dampak buruk pembakaran hutan dan lahan, baik terhadap kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan maupun kehidupan sosial dan ekonomi warga.
Dalam kegiatan tersebut, para Pasis Seskoad mengajak masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diimbau untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Melalui pendekatan humanis dan komunikasi dua arah, para Pasis berupaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, melainkan membutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian Pasis Seskoad Dikreg LXVIII Garuda 68 terhadap kelestarian lingkungan serta mempererat hubungan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Sementara itu, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub.Int., M.M., melalui Danramil 404-02/Prabumulih Kapten Czi Garfeni menegaskan bahwa pencegahan Karhutla harus dilakukan secara bersama-sama melalui edukasi, sosialisasi, dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan serta segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila menemukan potensi kebakaran.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Pencegahan sejak dini jauh lebih baik demi melindungi kesehatan, keselamatan masyarakat, dan kelestarian alam,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pesan pencegahan Karhutla dapat dipahami dan diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Cegah Karhutla, Selamatkan Lingkungan, Lindungi Masa Depan.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis: Editor Pewarta Sumsel








