Muara Enim , Tipikorinvestigasi.id – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim menggelar Pelatihan Kader Kesehatan bagi 30 orang WBP terpilih di Aula Lapas Muara Enim pada Jumat (13/02).
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan di dalam Lapas, terutama dalam upaya pencegahan penyakit menular, serta memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi para WBP.
Pelatihan ini menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim dan Tim PSC 119 sebagai narasumber ahli.
Para kader kesehatan akan mendapatkan materi pelatihan dan pengetahuan mendalam seputar pentingnya menjaga kesehatan, langkah-langkah pencegahan terhadap penyakit menular, serta teknik pertolongan pertama yang dapat diaplikasikan baik untuk diri sendiri maupun untuk membantu WBP lainnya.
Kegiatan pelatihan ini diawasi langsung oleh Kasubsi Perawatan, Anton Sandrayandi, dan Perawat Lapas Muara Enim, sebagai bentuk komitmen Lapas dalam memastikan kualitas dan efektivitas pelatihan.
Kalapas Muara Enim, melalui Kasubsi Perawatan Anton Sandrayadi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah proaktif untuk membimbing dan mengontrol para WBP agar secara bertahap dapat mengubah pola perilaku yang kurang sehat menjadi lebih baik.
“Pelatihan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap kesehatan Warga Binaan.
Kami berharap, dengan adanya kader kesehatan yang terlatih, mereka dapat menjadi agen perubahan yang positif di lingkungan Lapas, membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, serta memberikan pertolongan pertama jika ada WBP yang mengalami masalah kesehatan di blok hunian,” tuturnya.
Lapas Muara Enim berharap, para kader kesehatan yang telah dilatih dapat menjalin kerja sama yang baik dengan tenaga medis Lapas, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi seluruh WBP.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Muara Enim untuk terus meningkatkan kualitas hidup dan memberikan pembinaan yang holistik bagi para Warga Binaan, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih sehat, produktif, dan bertanggung jawab. (DW)









