BATU RAJA, Tipikorinvestigasi.id – Menandai tahap penyelesaian pendidikan dan pembentukan karakter prajurit baru, Komandan Rindam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Lalu Habiburrahim W, S.I.P., M.Si., M.Han., bertindak selaku Inspektur Acara dalam kegiatan Pembaretan Infanteri sekaligus Penyematan Brivet Yuddha Wastu Pramuka.
Acara berlangsung dengan khidmat di Lapangan Yuddha Wastu Pramuka, Dodiklatpur Rindam II/Sriwijaya, pada Senin (22/6/2026).
Dalam amanat yang dibacakannya, Brigjen TNI Lalu Habiburrahim menyampaikan pesan resmi dari Danpussenif, Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., yang menekankan pentingnya integritas sebagai pondasi utama dan cerminan karakter setiap prajurit Korps Infanteri.
“Sebagai prajurit Infanteri, Saudara dituntut memiliki integritas kepribadian yang kuat.
Integritas merupakan fondasi utama dan cerminan karakter yang akan menentukan kualitas pengabdian seorang prajurit,” tegas amanat tersebut.
Ditekankan pula agar seluruh lulusan menjadikan kejujuran, disiplin, tanggung jawab, loyalitas, dan komitmen tinggi terhadap tugas, satuan, bangsa, serta negara sebagai prinsip hidup.
Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI harus senantiasa dipegang teguh menjadi pedoman dalam setiap langkah pengabdian.
Selama masa pendidikan dan latihan, para prajurit telah dibekali beragam pengetahuan serta keterampilan teknik dasar keprajuritan Infanteri.
Penguasaan materi tersebut bukan sekadar hafalan, melainkan bekal penting yang wajib dipahami dan diterapkan secara tepat saat bertugas di satuan nantinya.
“Penguasaan teknik dasar yang baik akan menjadi pondasi mendukung keberhasilan tugas satuan.
Teruslah belajar, berlatih, dan kembangkan kemampuan yang telah diperoleh agar mampu menjawab tuntutan tugas yang semakin dinamis dan kompleks,” tambah pesan Danpussenif.
Pada kesempatan itu, Danrindam II/Sriwijaya juga memberikan penekanan khusus terkait jiwa kepemimpinan, terutama bagi para Bintara yang berperan sebagai tulang punggung satuan.
Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya berlandaskan wewenang, melainkan dibangun di atas keteladanan, kepatuhan, kemampuan berkomunikasi, serta kepedulian tinggi terhadap sesama anggota.
“Jadilah pemimpin lapangan yang mampu memberikan contoh nyata, membangun soliditas, dan menciptakan semangat juang yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Brigjen TNI Lalu Habiburrahim saat menutup amanatnya.
Di masa mendatang, tantangan tugas TNI Angkatan Darat menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan berkarakter kuat.
Oleh sebab itu, hasil pendidikan ini harus dijadikan modal dasar untuk terus mengasah kemampuan diri.
Para prajurit diharapkan dapat membuktikan diri sebagai bagian dari Korps Infanteri yang menjunjung tinggi semangat juang, profesionalisme, dan kehormatan jabatan.
Turut hadir menyaksikan jalannya acara, Wadanrindam II/Sriwijaya, para Kepala Bagian, Katimgumil, para Dansatdik, Kadep dan Kasi di lingkungan Rindam II/Sriwijaya, serta Ketua Persit KCK Cabang X Rindam PD II/Sriwijaya beserta jajaran pengurus.
(Redaksi / Tipikorinvestigasi.id)









