Pengerjaan peningkatan Ruas Jalan Tanah Abang — Pagar Dewa Gunakan Cor Manual Jadi Sorotan Publik

oleh
oleh

MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Pengerjaan peningkatan ruas jalan Tanah Abang – Pagar Dewa Kecamatan Semende Darat Laut (SDL) yang dibiayai APBD Muara Enim Tahun Anggaran 2025, diduga kuat dikerjakan tidak sesuai spesifikasi karena menggunakan Cor beton yang dibuat secara manual sehingga diperkirakan tidak akan mecapai mutu beton yang ditentukan.

Sebagaimana diketahui, lelang tender Pengerjaan  peningkatan ruas jalan Tanah Abang – Pagar Dewa Kecamatan Semende Darat Laut (SDL) dimenangkan oleh CV Jaya Sakti yang beralamat Jalan Lintas Timur Dusun II RT.04 No.150 Desa Lubuk Sakti Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan ilir – Ogan Ilir (Kab.) – Sumatera Selatan

banner 336x280

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, pengerjaan  peningkatan ruas jalan Tanah Abang – Pagar Dewa selama 150 hari kerja dengan no kontrak : 600.1.8/164/PPK – IS/APBD) 2025 dengan harga terkoreksi Rp. 5.979.119.000 dari Harga Perkiraan Sementara (HPS) sebesar Rp. 5.998.612.000.

Kepala Desa Pagar Agung, Saili saat dimintai komentarnya menyesalkan kinerja pelaksana pengerjaan  peningkatan ruas jalan Tanah Abang – Pagar Dewa sejak awal, menurutnya saat titik nol pihak pelaksana sama sekali tidak melibatkan Pemerintah Desa Pagar Agung.

“Dengan tidak dilibatkannya Pemerintah desa, kami tidak bisa meminta titik – titik mana yang perlu dibangun berdasarkan kebutuhan masyarakat, selain itu pihak pelaksana menggunakan cor manual dalam pengerjaan rehab jalan tersebut, sehingga dikhawatirkan tidak akan mencapai mutu beton yang ditentukan,” ujarnya.

Salah seorang petani dari ataean Berasang yang juga pengguna jalan Tanah Abang –  Pagar Dewa, Fajeri saat dimintai komentarnya menceritakan, sebelumnya badan jalan Pagar Agung – Pagar Dewa pernah dilakukan pengerasan dengan menghamparkan batu agregat/koral.

“Ketika pembangunan dilanjutkan dengan peningkatan ruas jalan Tanah Abang – Pagar Dewa, hamparan agregat di beberapa titik khususnya pada kondisi jalan yang cenderung menanjak, ketebalannya pun kurang dari 10 cm dan tidak lebih dari 3 – 4 cm,” ceritanya.

Saat ditanya terkait cor beton yang digunakan, Fajeri mengungkapkan bahwa cor beton yang digunakan pada peningkatan ruas jalan Tanah Abang – Pagar Dewa menggunakan cor beton yang diproduksi secara manual bukan diproduksi oleh Batching Plant, sehingga kualitas  mutu beton yang dihasilkan diyakini tidak mencapai ketentuan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, lapisan agregat pada badan jalan Tanah Abang – Pagar Dewa tidak begitu tampak terlihat, bahkan batu – batu koral yang ada dipermukaan badan jalan tampak seperti batu – batu sisah pemadatan jalan tahun lalu, pembuatan cor beton pun dilakukan secara manual dengan mencampurkan material batu, pasir & semen ke dalam tanki mobil momen kemudian dituangkan ke badan jalan.

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.