Penggiat Kontrol Sosial Budi Rizkiyanto Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Berpulangnya Tokoh Besar Militer Jenderal TNI (Purn) Feisal Tanjung

oleh
oleh

JAKARTA , Tipikorinvestigasi.id – Indonesia berduka cita atas kepergian salah satu putra terbaik bangsa, mantan Panglima ABRI sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Feisal Tanjung.

Suasana haru dan penghormatan mendalam menyelimuti rumah duka di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/02/2013), saat Ibu Masrowida Lubis mendampingi prosesi penghormatan terakhir mendiang suaminya yang telah mengabdikan hidupnya untuk negara.

banner 336x280

Tokoh militer berpengaruh ini menghembuskan napas terakhir pada usia 73 tahun di Rumah Sakit MRCCC Siloam, Jakarta, pukul 06.25 WIB, setelah berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya.

Kepergiannya bukan hanya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar, kerabat dekat, dan rekan seperjuangan, tetapi juga menjadi kehilangan besar bagi sejarah pertahanan dan keamanan negeri ini.

Dikenal luas sebagai salah satu tokoh militer yang menorehkan sejarah panjang di era Orde Baru, Feisal Tanjung memiliki rekam jejak karier yang cemerlang dan menginspirasi.

Mengawali pengabdiannya sebagai prajurit di Kesatuan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), beliau kemudian dipercaya memegang jabatan-jabatan strategis hingga puncak karier sebagai pemegang komando tertinggi di tubuh ABRI.

Sosoknya dikenang sebagai pemimpin yang tegas, sangat disiplin, dan memiliki peran sentral dalam dinamika politik serta keamanan nasional Indonesia pada masanya.

Menyikapi kabar duka tersebut, Penggiat Kontrol Sosial, Budi Rizkiyanto, turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya sosok legendaris tersebut.

“Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Feisal Tanjung. Beliau adalah salah satu tokoh militer yang memiliki peran sangat besar dan strategis dalam sejarah bangsa, khususnya di masa transisi politik nasional yang krusial.

Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan yang luas, serta semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Budi Rizkiyanto.

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa jejak pengabdian, dedikasi, dan kontribusi almarhum di bidang pertahanan serta keamanan negara layak menjadi catatan sejarah emas yang harus diketahui dan dijadikan teladan bagi generasi penerus TNI maupun masyarakat Indonesia secara luas.

Kepergian Almarhum Jenderal TNI (Purn) Feisal Tanjung merupakan kehilangan besar bagi dunia kemiliteran dan menjadi kenangan sejarah yang abadi bagi bangsa Indonesia.

(Laporan Tim Redaksi)
Sumber: Liputan Khusus
✍️ Penulis Editor: Pewarta Sumsel

Tagar:
#FeisalTanjung #PanglimaABRI #TNI #SejarahIndonesia #OrdeBaru #TokohMiliter #IndonesiaBerduka

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.