Perkuat Ketahanan Pangan, Danramil 404-08/Rambang Lubai Hadiri Pencanangan Gerakan Tanam Menyongsong El-Nino

oleh
oleh

MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Guna mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional serta mempercepat pencapaian target produksi padi sebesar 5 juta ton Gabah Kering Giling pada tahun 2026, Danramil 404-08/Rambang Lubai Kodim 0404/Muara Enim, Kapten Inf Narko, turut hadir dan memantau langsung kegiatan Gerakan Tanam atau GERTAM.

Kegiatan strategis ini dilaksanakan di wilayah persawahan Desa Sukarami, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, pada Selasa (19/05/2026), berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

banner 336x280

Kehadiran unsur TNI ini merupakan wujud nyata sinergitas dan dukungan penuh terhadap langkah antisipasi dampak fenomena iklim ekstrem El-Nino yang berpotensi mengganggu siklus pertanian.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah unsur pimpinan daerah dan instansi terkait, di antaranya Staf Ahli Bidang Pertanian Kabupaten Muara Enim H. Ulil Amri, SP., MM.A, Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianta, S.T, M.Si, M.H, Camat Rambang Jon Laras, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Muara Enim Budi Jhonson Hutapea, SP., MM, Koordinator Penyuluh BPP Sugihwaras Siswanta, SP, Koordinator Penyuluh BPP Beringin Medison, SP, Kepala Desa Sukarami Sumadi, serta Ketua Gapoktan Rambang Tri Aljadin, S.Pd.

Rangkaian acara berjalan tertib dan khidmat, diawali dengan pembukaan serta doa bersama demi kelancaran program. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian laporan pelaksanaan gerakan tanam, sambutan selamat datang dari tuan rumah, sambutan perwakilan Menteri Pertanian Republik Indonesia, serta sambutan Gubernur Sumatera Selatan yang disertai dengan penyerahan bantuan pertanian.

Momen utama tersaji saat dilaksanakannya telekonferensi yang menghubungkan peserta GERTAM di 16 kabupaten dan kota se-Provinsi Sumatera Selatan, sebelum akhirnya acara ditutup secara resmi.

Selama kegiatan berlangsung, tim pengawas melakukan langkah-langkah pemantauan efektif mulai dari mendatangi lokasi acara, memantau seluruh rangkaian kegiatan hingga berakhir, serta menyusun laporan dan melaporkan hasil kegiatan kepada komando atas.

Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai pada pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Menurut pendapat pelapor, kegiatan ini merupakan langkah strategis utama pemerintah dalam menyongsong dampak El-Nino sekaligus mempercepat prediksi capaian produksi padi pada tahun 2026.

Strategi utama yang digalakkan meliputi percepatan masa tanam di mana petani didorong menanam padi secara serentak lebih awal sebelum pertengahan tahun, guna memastikan masa panen selesai tepat waktu sebelum puncak musim kemarau tiba.

Selain itu, pemerintah juga mengarahkan peralihan penggunaan bibit ke varietas unggul tahan kekeringan yang lebih toleran terhadap ketersediaan air minim, seperti jenis varietas Inpari.

Di sisi pengelolaan air, diterapkan sistem irigasi tepat guna menggunakan metode irigasi berselang atau Alternate Wetting and Drying, yang terbukti efektif menghemat penggunaan air tanpa mengurangi kualitas pertumbuhan tanaman.

Sinergitas antarinstansi yang terjalin kuat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini, menegaskan komitmen bersama menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional dari ancaman perubahan iklim.

(Pendim_0404/Muara Enim)
Sumber: Laporan Kegiatan Danramil 404-08/Rambang Lubai
✍️ Penulis Editor: Pewarta Sumsel

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.