LAHAT, Tipikorinvestigasi.id – Polres Lahat bekerja sama dengan berbagai pihak melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 pada hari Kamis (08/01/2026) di Desa Padang, Kecamatan Pagar Gunung, Kabupaten Lahat.
Kegiatan yang mencakup lahan seluas 15 hektar ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meet, dengan pusat kegiatan di Bekasi dan diikuti oleh Polda serta Polres seluruh Indonesia.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto SIK.MIK diwakili oleh Waka Polres Kompol Liswan Nurhapis SH. Hadir juga perwakilan Bupati Lahat yaitu Sekda Lahat H. Candra SH. MM, serta berbagai pejabat dari Polres Lahat, perwakilan Bulog Lahat, Kapolsek Pulau Pinang, Camat Pagar Gunung Ibu Else, PPL Kecamatan Pagar Gunung, Bhabinsa, Kades Desa Padang, dan instansi terkait lainnya.
Acara dibuka langsung oleh Kapolri Jendral Polisi Listio Sigit Prabowo MSi, yang didampingi Menteri Pertanian Amran Sulauman ST. MP, Kabulog, dan Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Siti Hartianti Rukmana.
Dalam sambutannya, disampaikan bahwa produksi jagung periode akhir tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, sebagai bukti keberhasilan program pendampingan, pemanfaatan teknologi pertanian, serta dukungan sarana dan prasarana berkelanjutan.
Melalui Zoom Meet, peserta dari berbagai wilayah dapat menyaksikan proses panen secara langsung dan berinteraksi dalam sesi dialog dengan petani untuk mendengar pengalaman, tantangan, dan harapan mereka.
Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sebagai sarana evaluasi bersama, di mana data produksi menunjukkan capaian yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.
Hasil panen ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan bahan pangan dan pakan ternak, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan sektor pertanian, dengan harapan menjadi langkah awal menuju perencanaan tanam yang lebih baik di tahun mendatang guna mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. (DW)








