Potensi Perguruan Binuang Sati Sungai Bangek, Bisa berpotensi jadi Kampung Budaya Wisata Sungai Bangek

oleh
oleh

Padang, Tipikorinvestigasi.id — Sumatera Barat dikenal sebagai daerah yang kaya akan tradisi dan budaya Minangkabau. Seni tradisi seperti silek, randai, saluang, dan rabab hingga kini masih menjadi identitas budaya yang diwariskan turun-temurun kepada generasi muda.

Di tengah perkembangan zaman modern, keberadaan komunitas budaya yang tetap menjaga tradisi memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata budaya.

banner 336x280

Salah satu yang dinilai memiliki potensi tersebut adalah Perguruan Binuang Sati RT 01 RW 08. Perguruan ini dinilai memiliki modal budaya yang kuat untuk dikembangkan menjadi kampung budaya wisata berbasis tradisi Minangkabau.

Keberadaan latihan silek tradisi, penampilan randai, permainan saluang dan rabab, serta aktivitas seni budaya lainnya menjadi daya tarik tersendiri yang dapat menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah.

Randai sendiri merupakan seni pertunjukan khas Minangkabau yang menggabungkan unsur silek, musik, tari, drama, dan sastra lisan dalam satu pertunjukan budaya.

Menurut Buya Eri Gusnedi Pangulu Sutan Ketua Tim Pendiri Perguruan Binuang Sati menyampaikan bahwa perguruan ini selama tiga tahun ini secara rutin menampilan dan melatih generasi muda silat tradisi minangkabau dan randai, “Perguruan ini dirancang menjadi untuk melestarikan tradisi minangkabau dikalangan generasi muda ranah Minang” ujar Buya Eri ditemui di sasaran Perguruan Binuang Sati, Rabu 27/05/26.

“Kegiatan rutin 3 kali seminggu, Rabu dan Jumat latihan silat tradisi dan randai, sedangkan malam Minggu ditambah dengan hiburan bernuansa seni Minang, Saluang dan Rabab” lanjut Buya Eri yang juga Ketua Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan Perguruan Binuang Sati juga sudah pernah diliput media nasional dan lokal, seperti Indosiar, SCTV, Padang TV dan Chanel YouTube RITVone dan ErTVnews.

Menurutnya masyarakat yang ingin melihat jejak digital perguruan Binuang Sati, maka bisa browsing internet dengan menulis -Perguruan Binuang Sati- “insyaallah akan muncul pergerakan dan kegiatan Perguruan Binuang Sati” tuturnya.

Aktifitas Perguruan Binuang Sati ini juga bisa dilihat melalui akun resmi Binuang sati Facebook akunnya Perguruan Binuang Sati” Instagram “perguruanbinuangsatioffiial”

Kampung budaya wisata, menurut By Eri “tentu peluang ini bisa saja sebab perguruan Binuang Sati di lubuk parandaman ini, rutin menampilkan tradisi dan budaya Minang tiap Minggu, seperti silat, randai, saluang dan rabab dan ini tidak terlepas dukungan pemerintahan dan tokoh masyarakat” jelasnya

Pengembangan kampung budaya wisata dinilai sangat memungkinkan apabila dikelola secara terarah dan melibatkan masyarakat sekitar.

Aktivitas budaya yang selama ini hidup di lingkungan perguruan dapat dijadikan atraksi wisata rutin, seperti pertunjukan silek tradisi, malam randai, pertunjukan saluang dan rabab, hingga pelatihan budaya bagi pengunjung.

Selain menjadi sarana hiburan dan wisata, pengembangan kampung budaya juga dapat menjadi langkah pelestarian budaya Minangkabau agar tetap hidup di tengah generasi muda.

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa silek dan randai memiliki nilai budaya, pendidikan, adat, dan filosofi kehidupan masyarakat Minangkabau yang perlu terus dijaga keberlangsungannya.

Dengan potensi budaya yang dimiliki, Perguruan Binuang Sati RT 01 RW 08 dinilai berpeluang besar menjadi kampung budaya wisata yang tidak hanya menjadi pusat pelestarian tradisi Minangkabau, tetapi juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata budaya. (*)

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.