MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Kamis (22/01/2026) – Kepala Desa Pangkul Zakaria Yadi, S.H., M.M., didampingi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Heriyanto, S.H., dan Aiptu Erson Sani selaku Bhabinkamtibmas dari Polsek Cambai, menghadiri acara Potensi dan Kesejahteraan Masyarakat (Potkes) yang disiarkan langsung oleh Radio Serasan 100.8 FM.
Acara yang bertemakan “Semangat Dasar untuk Membangun Desa Menuju Wisata” menjadi ajang untuk menyampaikan visi pembangunan serta potensi yang dimiliki oleh Desa Pangkul kepada khalayak luas. (22/01/2026).
Dalam acara yang berlangsung selama lebih dari satu jam tersebut, suasana riang dan akrab tercipta berkat gaya pembawaan DJ Anggie yang juga menjabat sebagai Manager Station.
Dengan sentuhan humor yang khas dan pertanyaan yang mendalam, ia berhasil membuat setiap pembicaraan menjadi lebih semarak dan mudah dipahami oleh pendengar.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan Potkes seperti ini semakin diperlukan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakat, serta untuk memperkenalkan potensi daerah kepada seluruh lapisan masyarakat.
Zakaria Yadi dalam paparannya secara detail membahas tentang kemajuan yang telah diraih Desa Pangkul selama beberapa tahun terakhir.
Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan desa, peningkatan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
“Kita tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia karena mereka adalah modal utama dalam membangun desa yang maju dan sejahtera,” ucapnya dengan penuh semangat.
Tak hanya itu, Kepala Desa yang berbekal pendidikan hukum dan manajemen tersebut juga mengungkapkan harapan besar agar Desa Pangkul dapat berkembang menjadi Desa Wisata di Kota Prabumulih ke depannya. Menurutnya, desa yang memiliki keindahan alam khas pedesaan serta budaya lokal yang masih terjaga dengan baik memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif.
“Kita memiliki sawah yang membentang luas, sungai yang jernih, serta berbagai produk khas seperti kerajinan tangan dari rotan dan makanan tradisional yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa rencana pengembangan desa wisata ini telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan elemen pemuda yang siap berperan aktif dalam mewujudkannya.
Beberapa poin penting lainnya juga disampaikan dalam acara tersebut, termasuk tentang sejarah Desa Pangkul yang dulunya berada di bawah wilayah Kabupaten Muara Enim.
Setelah melalui proses pemekaran wilayah beberapa tahun yang lalu, desa ini kini menjadi bagian dari Kota Prabumulih.
“Perubahan status wilayah ini bukanlah halangan bagi kita untuk terus berkembang, melainkan menjadi momentum baru untuk menunjukkan bahwa Desa Pangkul memiliki kontribusi penting bagi kemajuan daerah,” ujar Heriyanto, S.H., Ketua BPD Desa Pangkul yang juga ikut menyampaikan pandangannya.
Beliau menekankan bahwa peran BPD dalam pembangunan desa sangat krusial sebagai mitra pemerintah desa dalam mengawal kebijakan serta memastikan bahwa setiap program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.
Sementara itu, Aiptu Erson Sani selaku Bhabinkamtibmas Desa Pangkul menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban adalah dasar yang tidak bisa dipisahkan dari upaya pembangunan desa.
“Tanpa rasa aman dan nyaman, tidak mungkin kita bisa mengembangkan potensi desa menjadi wisata atau bahkan menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari dengan baik,” katanya.
Beliau juga menjelaskan berbagai program yang telah dilaksanakan bersama masyarakat untuk menjaga keamanan desa, termasuk pembentukan kelompok keamanan masyarakat dan penyuluhan tentang pentingnya menjaga hubungan harmonis antarwarga.
Di bagian akhir acara, Zakaria Yadi mengungkapkan kekhawatiran mendalam terkait keterbatasan anggaran yang menjadi hambatan utama dalam pembangunan Desa Pangkul.
“Saya harus jujur, anggaran yang kita miliki saat ini sangat minim dan sudah sangat terbatas.
Kita telah berusaha semaksimal mungkin dengan apa yang kita punya, tapi untuk mewujudkan visi Desa Pangkul menjadi desa wisata dan daerah yang sejahtera, kita membutuhkan dukungan yang lebih besar,” ujarnya dengan nada yang penuh semangat namun juga penuh harapan.
Ia menyampaikan harapan yang mendalam agar pemerintah Kota Prabumulih, dan Provinsi Sumatera Selatan, hingga pemerintah pusat yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto dapat memperhatikan dan segera mengambil langkah untuk membangun Desa Pangkul.
“Saya bahkan siap terbakar habis untuk menyebarkan pesan ini, siap merapatkan diri bersama seluruh warga Desa Pangkul di depan Presiden Bapak H. Prabowo Subianto jika diperlukan.
Kita hanya ingin kesempatan yang sama untuk berkembang dan memberikan yang terbaik bagi daerah kita dan negara,” pungkasnya dengan semangat yang membara, mendapatkan sambutan hangat dari seluruh pendengar yang mengikuti acara tersebut.
Acara ini menjadi wadah yang sangat berharga untuk menyampaikan semangat dasar dalam membangun desa, dengan fokus pada pengembangan potensi lokal yang dapat membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
Para narasumber juga mengajak seluruh warga Desa Pangkul untuk bersatu dan bekerja sama dalam mewujudkan visi pembangunan desa yang lebih baik.(DW).








