Muara Enim, Tipikorinvestigasi.id – Proyek pembangunan sistem penyediaan air minum di Desa Gumai, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, senilai Rp 535.513.520, kini menjadi sorotan. Pasalnya, sisa material proyek terlihat berserakan di sekitar lokasi, yang berdekatan dengan pagar Sekolah Dasar (SD Negeri 9 Gelumbang) dan pasar tradisional. (23/12/2025).
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan warga, terutama anak-anak sekolah dan pengunjung pasar. Material yang berserakan dikhawatirkan dapat menyebabkan kecelakaan atau membahayakan kesehatan.
“Kami sangat khawatir dengan kondisi ini. Material proyek berserakan di mana-mana, padahal di sampingnya ada sekolah dan pasar. Ini sangat berbahaya bagi anak-anak dan warga yang beraktivitas di sekitar sini,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain masalah material yang berserakan, mutu proyek juga diragukan oleh sejumlah pihak. Mereka mempertanyakan kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh CV. Kincai Jaya Sakti selaku pelaksana proyek.
“Kami berharap pihak pemborong segera membersihkan sisa material proyek dan memperhatikan keselamatan warga sekitar. Selain itu, mutu proyek juga harus diawasi dengan ketat agar tidak mengecewakan masyarakat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak CV. Kincai Jaya Sakti maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Muara Enim terkait masalah ini. (DW)








