Proyek Lapangan Futsal Desa Kota Baru Jadi Arena Kekecewaan Dana Ratusan Juta Terancam Sia-Sia

oleh
oleh

MUARA ENIM , Tipikorinvestigasi.id – Mimpi warga Desa Kota Baru, Kecamatan Lubai Induk, Kabupaten Muara Enim, untuk memiliki lapangan futsal berkualitas kini terancam pupus.

Proyek pembangunan yang seharusnya menjadi kebanggaan, justru menuai kekecewaan mendalam dan berpotensi merugikan negara ratusan juta rupiah! Warga geram dan menuntut agar bangunan yang dinilai asal-asalan ini segera dibongkar.

banner 336x280

Proyek yang didanai dari APBD Kabupaten Muara Enim Tahun 2025 senilai Rp 199.471.000,- ini dikerjakan oleh CV. Pasukan Langit dengan target waktu 30 hari kalender. Namun, fakta di lapangan justru menimbulkan tanda tanya besar.

Warga menemukan sejumlah indikasi penggunaan material yang tidak standar. Mulai dari tidak adanya pemadatan tanah, kualitas dan ketebalan cor beton yang diragukan, penggunaan besi behel yang terlalu kecil, hingga tidak adanya angker di tiang besi yang berpotensi mempengaruhi kekuatan bangunan. Bahkan, besi pipa yang digunakan dinilai terlalu tipis untuk ukuran lapangan futsal.

“Ini sangat merugikan! Anggaran yang digelontorkan cukup besar, tapi hasilnya sangat mengecewakan.

Kami berharap bangunan ini segera dibongkar dan dibangun ulang sebelum terlambat,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya dengan nada geram.

Warga berharap Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muara Enim selaku pihak yang bertanggung jawab segera turun tangan melakukan pengawasan ketat dan memastikan proyek ini sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Mereka menekankan bahwa proyek pembangunan lapangan futsal ini seharusnya memberikan kualitas terbaik, bukan sekadar formalitas belaka.

“Kami tahu anggaran yang dialokasikan tidak sedikit. Jika hasilnya seperti ini, sangat disayangkan. Pemerintah harus tegas mengevaluasi kinerja pihak pelaksana,” tegas warga Desa Kota Baru.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi.

Namun, masyarakat Desa Kota Baru dengan tegas meminta agar pemerintah tidak tinggal diam dan segera melakukan pengecekan ulang secara menyeluruh untuk menghindari potensi kerugian negara.

Warga juga berharap agar pembangunan fasilitas publik tidak dijadikan ajang mencari keuntungan semata, melainkan benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan, sehingga dapat dipergunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala Desa Kota Baru, Amri Anansyah SE, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya keluhan dari warga terkait kualitas pembangunan lapangan futsal tersebut. Ia pun mempersilakan awak media untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi proyek. ***Tim Kabar Patroli

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.