Muara Enim, Tipikorinvestigasi.id – Di ambang pergantian tahun 2025 menuju 2026, M. Sajirin/E, Wakil Pimpinan Umum Media Mata Elang, menyampaikan refleksi yang menggugah hati tentang peran seorang jurnalis di era yang penuh tantangan. Dalam suasana yang penuh kerendahan hati, Sajirin/E mengajak untuk merenungkan kembali perjalanan panjang di tahun 2025, mengakui segala kesalahan dan kekurangan yang mungkin terjadi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Dengan segenap kerendahan hati, kami mengingat masa-masa tahun 2025 yang sudah terlewati. Banyak hal salah dan khilaf yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan tugas kami sebagai jurnalis. Kami mohon maaf atas segala kekurangan,” ungkap Sajirin/E dengan tulus.
Namun, refleksi ini bukan hanya tentang penyesalan, tetapi juga tentang penegasan kembali komitmen terhadap kebenaran. Sajirin/E dengan tegas menyatakan bahwa tugas utama seorang jurnalis adalah mengungkap fakta dan realita, tanpa gentar menghadapi tekanan dan intimidasi dari berbagai pihak.
“Inilah tugas kami, harus berani mengungkap fakta dan realita, walau banyak tekanan dan intimidasi dari berbagai pihak. Namun, sejatinya kami akan tetap menjalankan tugas sebagai jurnalis,” tegasnya dengan semangat yang membara.
Sajirin/E menyadari betul bahwa risiko adalah bagian tak terpisahkan dari profesi jurnalis. Ancaman, intimidasi, bahkan kekerasan, menjadi bayang-bayang yang selalu menghantui. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berjuang demi kebenaran.
“Risiko yang dihadapi adalah konsekuensi menjadi seorang jurnalis. Kami siap menghadapinya demi menjalankan amanah sebagai penyambung lidah masyarakat,” pungkasnya dengan nada optimis.
Refleksi akhir tahun dari Sajirin/E ini menjadi inspirasi bagi seluruh jurnalis di Indonesia, khususnya di tengah kondisi yang semakin kompleks dan penuh tekanan. Pesan yang disampaikan sangat jelas: jurnalisme fakta harus tetap tegak berdiri, meskipun badai intimidasi menerjang.
Semoga refleksi ini dapat membangkitkan semangat para jurnalis untuk terus berkarya, berani mengungkap kebenaran, dan menjadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi dan keadilan di negeri ini.








