MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Menyelami langsung kondisi masyarakat dan menjaga hubungan erat dengan generasi muda menjadi prioritas utama dalam upaya menciptakan ketertiban dan keamanan.
Berlandaskan prinsip kepedulian dan kedekatan dengan warga, Bhabinkamtibmas Desa Kepur Aipda Nopli Wahyillah melakukan kunjungan humanis ke lokasi berkumpulnya remaja di Dusun I Desa Kepur, Kecamatan Muara Enim, pada malam Jumat (16/1/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya balapan liar yang kerap menjadi ancaman bagi keselamatan anak muda dan pengguna jalan lainnya.
Saat bertemu dengan sekelompok remaja yang sedang berkumpul, Aipda Nopli tidak hanya membubarkan mereka yang diduga akan melakukan aktivitas berbahaya, tetapi juga memberikan himbauan dengan cara yang hangat dan penuh empati.
Pendekatan humanis yang diterapkan membuat para remaja merasa diperhatikan dan tidak ditekan, menjadikan momen tersebut sebagai kesempatan untuk berkomunikasi secara terbuka.
Sebagai figur yang dekat dengan masyarakat, ia menyampaikan bahwa balapan liar bukan hanya melanggar peraturan hukum, tetapi juga dapat membawa konsekuensi fatal.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa, saya tidak ingin melihat masa depan kalian terancam hanya karena mencari sensasi atau ingin mendapatkan pengakuan.
Jalan raya adalah untuk kemudahan perjalanan semua orang, bukan untuk arena balapan yang bisa membahayakan nyawa diri sendiri dan orang lain,” ucapnya dengan nada yang penuh perhatian.
Aipda Nopli juga mengajak para remaja untuk menyalurkan hobi dan energi mereka ke dalam aktivitas positif seperti olahraga atau kegiatan kreatif, yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri tetapi juga membuat orang tua dan lingkungan bangga.
Para remaja yang menerima sambangan tersebut memberikan respons positif dan berkomitmen untuk tidak terlibat dalam balapan liar, serta akan membantu menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekitar mereka.
Langkah humanis Bhabinkamtibmas ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara aparatur kepolisian dan masyarakat, khususnya pemuda, adalah kunci utama dalam membangun Kabupaten Muara Enim yang aman, tertib, dan kondusif.
Ke depannya, diharapkan pendekatan serupa dapat terus dilakukan untuk menjaga hubungan baik dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan bersama di jalan raya. (DW Iwo Muara Enim)








