Satgas Karhutla Mabes TNI Gelar Audiensi di PALI, Perkuat Edukasi & Sinergi Cegah Kebakaran

oleh
oleh

PALI, Tipikorinvestigasi.id – Tim Penyuluh Karhutla Markas Besar TNI melaksanakan kunjungan kerja sekaligus audiensi strategis di tingkat Kabupaten Penukal Abang Lematang Ilir (PALI).

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati PALI pada Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 14.00 WIB, dengan fokus utama memperkuat pencegahan, penyuluhan, dan sinergitas penanganan kebakaran hutan serta lahan.

Rombongan dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Edi Rochmatullah, S.H. (Ketua Tim), yang didampingi oleh jajaran perwira TNI.

banner 336x280

Turut hadir dalam pertemuan ini Dandim 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri,.S.Hub,.Int,.M.M,. di wakili Pabung Pali Mayor Czi Handayani, beserta Danramil 404-03/Pendopo Kapten Czi Sujarwo, Asisten III Pemkab PALI, Kepala BPBD, Kepala Damkar, serta pimpinan instansi terkait lainnya.

Dalam paparan utamanya, Brigjen TNI Edi Rochmatullah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden RI.

Tujuan utamanya adalah menyelaraskan data lapangan dan kebijakan agar dapat ditemukan solusi yang komprehensif bersama pemerintah daerah.

Lebih lanjut disampaikan, tim merencanakan peninjauan langsung ke lokasi kritis di Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Abab, pada keesokan harinya.

Lokasi tersebut saat ini menjadi titik perhatian karena kebakaran lahan gambut yang belum sepenuhnya teratasi selama sepekan terakhir.

Diskusi berjalan lancar dan mendalam, menitikberatkan pada upaya pencegahan melalui edukasi, penguatan sinergi lintas sektor, pemetaan kondisi riil di lapangan, serta penyusunan sistem respons cepat agar titik panas tidak meluas menjadi bencana besar.

Dalam kesempatan tersebut, BPBD Kabupaten PALI menyampaikan permohonan penting terkait penambahan mobil tangki air.

Hal ini dinilai mendesak karena armada yang tersedia saat ini memikul beban ganda, yakni untuk operasi pemadaman sekaligus pendistribusian air bersih bagi warga yang membutuhkan.

Turut dipaparkan pula data rekapitulasi peristiwa kebakaran sepanjang periode Mei hingga Agustus 2026, di mana tercatat total 146 kasus dengan luasan lahan terdampak mencapai 222,8 hektar.

Data ini bersumber dari pemantauan udara, sistem informasi SIPONGI, serta laporan langsung dari masyarakat.

Sebagai langkah konkret berikutnya, tim akan turun memantau langsung kondisi di lokasi kebakaran lahan gambut Desa Tanjung Kurung untuk menilai situasi sesungguhnya.

Seluruh rangkaian pertemuan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan resmi berakhir.

(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.