MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Guna memastikan keakuratan data satelit dan kondisi lapangan, Babinsa Desa Pagar Dewa Sertu Susilo dari Koramil 404-04/Gunung Megang bergerak sigap melaksanakan pengecekan langsung (Ground Check) terhadap titik panas yang terdeteksi di wilayah Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim.
Kegiatan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berlangsung pada Minggu (06/09/2026), pukul 11.45 WIB.

Berdasarkan informasi awal dari Satelit BRIN dan LAPAN yang tercatat pukul 08.30 WIB, terdeteksi dua titik koordinat di wilayah Desa Pagar Dewa -3.33972 S, 103.80355 E dan -3.35342 S, 103.80408 E.
Tim yang terdiri dari satu personel TNI dan satu orang warga berangkat menempuh perjalanan sekitar satu jam, tiba di lokasi pukul 11.45 WIB.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan lahan seluas ±0,1 hektar berupa tanah mineral dengan kontur bergelombang, dan api sudah padam sepenuhnya. Identitas pemilik lahan hingga saat ini belum diketahui.
Dalam keterangannya, Sertu Susilo menyampaikan langkah tindak lanjut yang dilakukan.
“Kami terus berupaya menelusuri informasi terkait kepemilikan lahan sekaligus menghimbau agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kami juga berkoordinasi erat dengan Kepala Desa untuk menyebarluaskan pesan kewaspadaan dan pencegahan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Terpisah, Komandan Kodim 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub., Int., M.M., melalui Danramil 404-04/Gunung Megang Kapten Inf Erry Hastanto, menegaskan pentingnya respons cepat dan edukasi berkelanjutan di tengah musim kemarau.
“Sinergi yang erat antara aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam memantau wilayah dan merespons cepat setiap potensi bahaya kebakaran.
Kewaspadaan berkelanjutan ditekankan sebagai kunci pencegahan jangka panjang agar lingkungan binaan senantiasa aman dan terhindar dari risiko bencana Karhutla,” tegasnya.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel











