Palembang , Tipikorinvestigasi.id – Barisan Rakyat Merdeka (BARA Merdeka) Sumatera Selatan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel pada hari Kamis, 12 Februari, menyuarakan kekecewaan atas dugaan praktik korupsi dalam proyek revitalisasi sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim.
Massa menuntut transparansi dan pengusutan tuntas atas indikasi penyimpangan anggaran yang terjadi pada Tahun Anggaran 2025.
Aksi demonstrasi ini ditandai dengan pemasangan poster-poster bernada protes di pagar depan gedung Kejati Sumsel, serta orasi bergantian dari para peserta aksi.
Koordinator Aksi BARA Merdeka Sumsel, Yudi Taba, secara lantang menyampaikan bahwa Kejati Sumsel harus lebih proaktif dalam mengawasi proyek-proyek nasional yang beroperasi di Kabupaten Muara Enim, memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
Sebagai bukti konkret, Yudi Taba membawa sampel dugaan penyimpangan yang terjadi dalam realisasi dana revitalisasi di SMP N 3 Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, yang menelan anggaran sebesar Rp 1.020.700.000 (Satu Miliar Dua Puluh Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah). Menurutnya, terdapat indikasi kuat bahwa dana tersebut tidak digunakan sesuai dengan program utama revitalisasi sekolah.
1. Membentuk tim khusus untuk menginvestigasi dugaan Tindak Pidana Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam kegiatan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP N 3 Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim TA 2025.
2. Memanggil dan memeriksa oknum Kepala Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Muara Enim, KPA, PPK, serta pihak pelaksana yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan wewenang dan kesempatan, yang berpotensi merugikan keuangan negara.
3. Menangkap dan mengadili oknum ASN Kepala Sekolah SMP N 3 Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim dan pihak konstruksi yang terindikasi melakukan praktik korupsi yang merugikan keuangan atau perekonomian negara dalam kegiatan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada SMP N 3 Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim TA 2025.
Yudi Taba menegaskan bahwa pihaknya memiliki bukti-bukti kuat yang mengarah pada indikasi bahwa proyek revitalisasi di lingkungan Dinas Pendidikan Muara Enim lebih menguntungkan pihak-pihak tertentu, termasuk para makelar proyek.
Ia juga menyoroti adanya indikasi pembangunan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, yang berpotensi menghasilkan kualitas pekerjaan yang rendah dan membahayakan keselamatan siswa.
“Kami menuntut aparat penegak hukum untuk menunjukkan keberanian dan independensi dalam mengusut tuntas kasus ini.
Jangan sampai proyek nasional yang seharusnya menjadi sarana peningkatan kualitas pendidikan justru menjadi ajang korupsi yang merugikan masyarakat,” tegas Yudi Taba.
Aksi demonstrasi ini berjalan dengan tertib dan damai, dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
BARA Merdeka mengancam akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak segera direspon oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dan pihak-pihak terkait lainnya. (Natan)










