Tanggapi Data Satelit, Babinsa Kopka Nardianto Lakukan Ground Check di Wilayah Gunung Megang

oleh
oleh

MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Babinsa Desa Bangun Sari, Kopka Nardianto, Anggota Koramil 404-04/Gunung Megang Kodim 0404/Muara Enim, melaporkan pelaksanaan penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah binaan.

Kegiatan pengecekan langsung (ground check) dilakukan pada Senin, 24 Agustus 2026, pukul 07.58 WIB, merespons temuan titik panas atau hotspot berdasarkan data Satelit NASA-SNPP dan NASA-NOAA20.

banner 336x280

Tim Posko Terpadu Koramil 04/Gunung Megang yang terdiri dari unsur TNI dan perangkat desa bergerak menuju lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, menempuh perjalanan darat selama sekitar 1,5 jam untuk menjangkau kawasan hutan tersebut.

Hasil pengecekan langsung di lapangan menunjukkan fakta di lokasi kejadian: titik panas berada di wilayah Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang dengan perkiraan luas lahan yang terbakar mencapai ± 1,5 hektar.

Kondisi tanah di lokasi berupa tanah mineral dengan vegetasi berupa semak dan belukar, sementara identitas pemilik lahan belum dapat diketahui secara pasti.

Ketika tim tiba di lokasi, api yang membakar lahan tersebut sudah dalam keadaan padam. Kegiatan penanganan dan pemantauan ini didukung sepenuhnya melalui koordinasi yang erat dan harmonis bersama warga masyarakat serta Pemerintah Desa setempat.

Langkah ini diambil guna memastikan keamanan lingkungan serta menjamin bahwa tidak ada potensi sisa api yang dapat kembali berkobar dan menimbulkan kebakaran baru di wilayah tersebut.

Terpisah, Komandan Kodim 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub., Int., M.M., melalui Danramil 404-04/Gunung Megang Kapten Inf Erry Hastanto, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dini dan respons cepat di tengah potensi kebakaran.

“Kami senantiasa siaga dan tanggap terhadap setiap informasi titik panas yang terdeteksi. Langkah pengecekan lapangan yang cepat ini sangat krusial untuk memastikan kebenaran data sekaligus mencegah api meluas ke area lain,” ujarnya.

Meskipun saat tiba di lokasi api sudah padam, pihaknya menegaskan pemantauan menyeluruh tetap dilakukan serta menghimbau warga agar tidak membakar lahan sembarangan.

“Pencegahan sejak dini dan kepedulian seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama menjaga lingkungan kita tetap aman, asri, dan terjaga dari bencana,” tegasnya.

 

(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.