MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Warga dan para petani di wilayah Ataran Paoh Ijang, Desa Siring Agung, Kecamatan Semende Darat Ulu, mengeluhkan kesulitan yang dialami pasca tumpukan material koral menutup total satu-satunya akses jalan menuju area persawahan mereka, Senin (27/07/2026).

Kondisi ini mulai terjadi sejak Minggu (26/07/2026). Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan koral dengan panjang sekitar 5 meter dan tinggi 2,5 meter menghalangi badan jalan selebar 3 meter yang merupakan satu-satunya akses menuju areal persawahan seluas kurang lebih 50 hektar.
Akibat penutupan ini, kendaraan roda dua pun tidak bisa melintas dengan mudah; warga terpaksa mendorong kendaraan mereka, bahkan memikul hasil panen berupa padi dan beras sejauh jarak penghalang tersebut, karena kendaraan alat pertanian maupun angkutan sama sekali tidak bisa lewat.
“Ini jalan satu-satunya kami, sekarang tertutup koral semua. Bahkan pakai motor roda dua saja susah lewat. Kami rugi waktu, tenaga, dan biaya,” keluh salah satu warga petani yang enggan disebut namanya.
Warga menduga material tersebut disiapkan untuk keperluan proyek pembangunan jalan usaha tani di lokasi tersebut yang rencananya akan segera dikerjakan.
Saat dikonfirmasi melalui pesan perpesanan, Kepala Desa Siring Agung membenarkan adanya penumpukan material itu dan telah memerintahkan perangkat desa untuk turun mengecek kondisi di lapangan.
Namun hingga saat ini pihak pelaksana pekerjaan belum dapat dihubungi untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
Warga berharap agar material tersebut segera diatur atau dipindahkan sehingga tidak lagi menghambat aktivitas warga, terutama saat masa panen yang sedang berlangsung. (Rahman)










