MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Pembangunan infrastruktur yang didanai dari uang rakyat seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Namun, ironi terjadi di Desa Dangku, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim. Proyek pembangunan siring di Dusun II, yang diharapkan menjadi solusi masalah banjir, justru menuai keluhan karena kualitas pekerjaan yang buruk dan terkesan asal jadi.
Diduga, proyek ini menjadi ajang bancakan oknum kontraktor nakal.
Berdasarkan pantauan langsung media Tipikorinvestigasi.id pada (04/09/2025) di lapangan, proyek dengan nilai kontrak Rp 297.850.000,- yang bersumber dari APBD Kabupaten Muara Enim TA 2025 ini, dikerjakan oleh CV. Tiga Putra dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender. Namun, kualitas pekerjaan yang dihasilkan jauh dari harapan.

“Kami sangat kecewa dengan hasil pekerjaan ini. Siringnya terlihat tidak kokoh dan terkesan asal-asalan.
Padahal, kami sangat berharap siring ini bisa mengatasi masalah banjir di desa kami,” ujar salah seorang warga Desa Dangku yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya.

Warga juga mempertanyakan kinerja pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU) Kabupaten Muara Enim.
Mereka menduga, lemahnya pengawasan menjadi celah bagi kontraktor untuk melakukan praktik korupsi dan mengurangi kualitas pekerjaan.

“Kami menduga kuat ada indikasi korupsi dalam proyek ini. Kontraktornya sepertinya hanya mengejar keuntungan semata tanpa mempedulikan kualitas pekerjaan.
Kami berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk mengaudit proyek ini secara menyeluruh,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak CV. Tiga Putra belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan praktik korupsi dan kualitas pekerjaan yang buruk dalam proyek pembangunan siring di Desa Dangku.
Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur yang digencarkan oleh pemerintah, belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Lemahnya pengawasan dan praktik korupsi menjadi batu sandungan yang menghambat terwujudnya pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pihak Tipikorinvestigasi.id berkomitmen untuk terus melakukan investigasi mendalam terkait dugaan praktik korupsi dalam proyek pembangunan siring di Desa Dangku.
Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan para pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.
Sumber Investigasi
Penulis Editor Pewarta Sumsel











