PRABUMULIH, Tipikorinvestigasi.id – Proyek pembangunan gedung kantor Kelurahan Gunung Ibul Utara, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, terancam mangkrak. Pasalnya, hingga 24 Oktober 2025, atau 85 hari sejak dimulainya proyek pada 1 Agustus lalu, progres pembangunan baru mencapai kurang dari 20%. Jum’at (24/10/2025).

Proyek yang didanai dari APBD Kota Prabumulih TA. 2025 senilai Rp. 694.969.000,- ini dikerjakan oleh CV. Oryza Sativa Nusantara. Berdasarkan pantauan di lapangan, progres pembangunan jauh dari harapan, padahal waktu pelaksanaan proyek tinggal 65 hari lagi dari total 150 hari kalender.
“Kita sangat prihatin dengan kondisi ini. Gedung kantor lurah seharusnya menjadi fasilitas penting bagi pelayanan masyarakat, tapi kalau pembangunannya lambat seperti ini, tentu akan berdampak pada kualitas pelayanan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp ke nomor +62 822-4966-19xx, pihak CV. Oryza Sativa Nusantara tidak memberikan respons atau jawaban terkait kendala atau hambatan yang menyebabkan keterlambatan proyek hingga berita ini diturunkan.
Lambatnya progres pembangunan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Mereka berharap Pemerintah Kota Prabumulih segera mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah ini.
“Kami berharap pemerintah kota segera turun tangan. Jangan sampai proyek ini mangkrak dan merugikan masyarakat,” tegas warga tersebut.
Pemerintah Kota Prabumulih melalui dinas terkait diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja CV. Oryza Sativa Nusantara dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Catatan Redaksi : Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan Ayat (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers
Reporter : Pewarta Sumsel
Penulis Pewarta Sumsel










