“Bukan Ternak, Jemuran Jadi Incaran: Dua Pencuri Dibekuk, Satu Kabur”

oleh
oleh

Tipikorinvestigasi.id | ACEH TIMUR – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kecamatan Rantau Selamat, Kabupaten Aceh Timur. Kali ini, pelaku menyasar alat jemuran pakaian milik warga di Keude Desa Bayeun, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan korban, personel Polsek Rantau Selamat yang dipimpin Aipda Efriadi Saputra bersama Kanit Reskrim Aiptu Dodi bergerak cepat ke lokasi kejadian dan mengamankan para pelaku beserta barang bukti.
Kapolsek Rantau Selamat, AKP M. Haris Nur, SH melalui Kanit Reskrim Aiptu Dodi menjelaskan, aksi pencurian kali ini tergolong berbeda dari biasanya. Pelaku tidak menyasar hewan ternak atau barang berharga lain, melainkan alat jemuran berbahan aluminium milik korban, Nyak Ni.

banner 336x280

“Setelah diambil, alat jemuran tersebut dipotong-potong menjadi ukuran sekitar 30 cm, lalu dimasukkan ke dalam karung untuk dijual ke gudang barang bekas di Kecamatan Birem Bayeun,” jelas Aiptu Dodi.

Namun nahas, usai melakukan aksinya, dua pelaku berinisial AG (43) dan MN (41) berhasil ditangkap warga setempat. Sementara satu pelaku lainnya berinisial ZN melarikan diri dan masih dalam pencarian.

Petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan kedua pelaku dari kerumunan warga. Selanjutnya, polisi juga mendatangi gudang penampungan barang bekas untuk mengamankan barang bukti serta meminta keterangan saksi.

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Rantau Selamat, Polres Langsa untuk proses lebih lanjut.

Meski demikian, kasus tersebut diselesaikan melalui jalur mediasi. Korban dan para pelaku sepakat berdamai pada Selasa (17/3/2026), sesuai dengan penerapan Qanun Aceh yang memungkinkan penyelesaian perkara tertentu secara kekeluargaan.

“Sebelum menempuh jalur hukum, ada upaya penyelesaian melalui Qanun Aceh, dan ini salah satu contohnya,” ujar Aiptu Dodi.

Di akhir keterangannya, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan, terutama dalam situasi tertentu seperti banjir atau musim mudik.

“Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat, tetapi juga karena adanya kesempatan. Waspadalah,” pungkasnya.(Uris)

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.