MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Babinsa Desa Cahaya Alam bergerak cepat merespons deteksi titik panas, dalam upaya mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah binaan.
Sertu Darul Arkam, Anggota Koramil 404-06/Semende Kodim 0404/Muara Enim, melaksanakan pengecekan langsung (Ground Check) ke lokasi yang terdeteksi hotspot.
Kegiatan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, pukul 10.00 WIB, bertempat di Desa Cahaya Alam, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, dengan koordinat -4.244186 ; 103.525557.

Berdasarkan informasi dari BRIN Fire Hotspot serta laporan masyarakat, terdeteksi titik panas di wilayah Desa Cahaya Alam sejak pukul 10.00 WIB. Tim yang terdiri dari 1 personel TNI, 5 warga, serta 1 tim Damkar segera bergerak menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian setelah menempuh perjalanan ± 30 menit.

Hasil penanganan di lokasi menunjukkan lahan seluas ± 1/4 hektar berupa semak belukar di pinggir sawah dengan kondisi lahan datar terbakar, namun api sudah padam saat tim tiba di lokasi.
Kebakaran yang terjadi di area pertanian ini menjadi perhatian khusus agar tidak merambat ke lahan sawah warga yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar.
Meski api sudah tidak ditemukan, tim tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Desa setempat serta melakukan pengecekan menyeluruh di sekitar area yang terbakar.
Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara api maupun potensi titik panas yang dapat kembali berkobar menjadi kebakaran baru, sehingga wilayah pertanian dan permukiman di sekitarnya benar-benar aman dari ancaman kebakaran lahan.
Secara terpisah, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Kav Sahid Winagiri, S.Hub., Int., M.M., melalui Danramil 404-06/Semende Kapten Kav Dedi Ilham Kurniawan, S.Sos., menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap setiap informasi titik panas yang terdeteksi merupakan prioritas utama.
“Langkah pengecekan langsung ke lokasi sangatlah penting untuk memastikan kebenaran indikasi kebakaran sekaligus mencegah api berkembang lebih luas, terutama di area dekat lahan pertanian.
Kami terus mengimbau kepada seluruh warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar demi mencegah terulangnya kebakaran yang dapat merugikan lingkungan maupun hasil pertanian warga. Keamanan dan kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
(Pendim_0404/Muara Enim)
Penulis Editor Pewarta Sumsel










