MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Sebagai wujud nyata dukungan terhadap visi Asta Cita ke-2 Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kemandirian pangan sebagai pilar utama kemajuan bangsa, Kapolsek Rambang Iptu Zulkarnain Afianata, S.T., M.Si., M.H. bersama Wakapolsek Ipda Fattah Yudi turun langsung memimpin kegiatan penanaman jagung Kwartal III Program Ketahanan Pangan Tahun 2026.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, di mana ketahanan pangan tidak hanya menjadi urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
Kegiatan ini berlangsung penuh semangat gotong royong dan kebersamaan di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.

Acara berlangsung pada Senin (07/09/2026), dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kehadiran TNI-POLRI di lapangan memberikan semangat dan motivasi tambahan bagi masyarakat petani untuk terus bergerak menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Turut hadir memperkuat sinergi lintas sektor: Camat Rambang yang diwakili Kasi Pemerintahan Riduan, S.Sos, Danramil 404-08/Rambang Lubai yang diwakili Serka Fauzan, serta Kasi Trantib Amalkun, S.Sos, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas, dan jajaran personel Polsek Rambang.
Hadir pula Koordinator BPP Siswanta, Penyuluh Pertanian Lapangan, Kades Tanjung Dalam Hendri Aprianto, S.T., Ketua BPD, pemilik lahan, serta Ketua dan anggota Kelompok Tani Rumpok Limau 1, yang bahu-membahu menyukseskan kegiatan ini.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan, serta berakhir dalam keadaan terkendali pada pukul 11.00 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Saputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rambang Iptu Zulkarnain Afianata, S.T., M.Si., M.H., menegaskan makna strategis dan urgensi pelaksanaan kegiatan ini:
“Penanaman jagung ini adalah wujud nyata dukungan kita terhadap program prioritas Presiden dan Wakil Presiden RI dalam mewujudkan kemandirian bangsa.
Ketahanan pangan merupakan pilar utama dan fondasi kekuatan negara, di mana ketersediaan pangan yang mandiri menjadi syarat mutlak bagi kedaulatan bangsa.
Sinergi yang kokoh antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat petani adalah kunci keberhasilan terwujudnya swasembada pangan yang kita cita-citakan bersama,” tegasnya.














