Kalapas Muara Enim Audiensi Bersama PT TEL Pulp and Paper Sinergi Pemerintah dan Industri Dorong Pembinaan dan Reintegrasi Warga Binaan

oleh
oleh

MUARA ENIM, Tipikorinvestigasi.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Muara Enim, Auliya Zulfahmi, melaksanakan audiensi bersama manajemen PT Tanjung Enim Lestari (TEL) Pulp and Paper. Kamis (22/01).

Pertemuan ini bukan hanya sebagai upaya mempererat hubungan kerja sama, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menjajaki kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung program pembinaan warga binaan, khususnya dalam rangka meningkatkan kemandirian dan kesiapan mereka untuk kembali berperan aktif dalam masyarakat.

banner 336x280

Berlangsung dalam suasana terbuka, hangat, dan penuh konstruktivisme, audiensi ini menjadi wadah untuk menyampaikan visi dan program pembinaan yang telah dan akan dijalankan di Lapas Muara Enim.

Dalam paparannya, Kalapas Auliya Zulfahmi menjelaskan secara rinci bahwa program pembinaan yang diterapkan tidak hanya fokus pada pembekalan keterampilan teknis, melainkan juga pada pengembangan sikap positif, rasa tanggung jawab, dan pemahaman akan pentingnya berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat.

“Kami melihat bahwa pembinaan warga binaan tidak bisa dilakukan secara mandiri. Kebutuhan akan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan dukungan untuk penerapan keterampilan tersebut menjadi kunci keberhasilan reintegrasi sosial,” ujarnya.

“Program pembinaan kemandirian yang kami jalankan bertujuan untuk memberikan bekal yang nyata bukan hanya ilmu pengetahuan atau keterampilan, tetapi juga kepercayaan diri dan kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah mereka kembali ke lingkungan masyarakat.”

Pihak manajemen PT Tanjung Enim Lestari (TEL) Pulp and Paper dengan antusias menyambut baik langkah inisiatif dari Lapas Muara Enim.

Mereka menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pembinaan yang dilakukan, menyampaikan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur atau bantuan langsung, tetapi juga pada investasi terhadap sumber daya manusia termasuk memberikan kesempatan bagi mereka yang sedang berusaha memperbaiki diri dan kembali menjadi bagian produktif dari masyarakat.

Dalam pembahasan yang mendalam, kedua pihak membahas berbagai bentuk kerja sama potensial yang dapat diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus termasuk penyediaan pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri, pendirian unit produksi kecil di lingkungan lapas sebagai sarana praktik langsung, hingga kemungkinan penyerapan tenaga kerja dari warga binaan yang telah menyelesaikan masa pembinaan dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berkontribusi positif, dan kami siap menjadi bagian dari proses perubahan tersebut,” ujar perwakilan manajemen PT TEL Pulp and Paper.

“Kerja sama dengan Lapas Muara Enim tidak hanya akan memberikan manfaat bagi warga binaan, tetapi juga bagi perusahaan kami dalam mendapatkan tenaga kerja yang memiliki kesadaran akan pentingnya disiplin dan tanggung jawab kerja.”

Kalapas Auliya Zulfahmi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan hangat dan komitmen yang ditunjukkan oleh pihak perusahaan.

Ia menegaskan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal yang sangat berharga dalam membangun kemitraan strategis antara lembaga pemasyarakatan dan dunia industri.

“Kita memiliki tujuan yang sama yaitu membangun masyarakat yang lebih baik dan lebih sejahtera. Melalui kolaborasi yang saling mendukung, kita dapat mewujudkan pembinaan yang tidak hanya produktif dan humanis, tetapi juga benar-benar berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan,” jelasnya.

Melalui pertemuan ini, Lapas Muara Enim kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan jaringan kemitraan dengan berbagai pihak terkait baik dari sektor pemerintahan, bisnis, maupun masyarakat sipil.

Langkah ini sejalan dengan tujuan sistem pemasyarakatan nasional yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berfokus pada pemulihan serta pemberdayaan individu agar dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab.

“Dukungan dari pihak industri seperti PT TEL Pulp and Paper menjadi bukti bahwa upaya kita untuk memberikan kesempatan kedua bagi warga binaan mendapatkan apresiasi dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Semoga kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi semua pihak,” pungkas Kalapas Auliya Zulfahmi pada akhir audiensi. (DW).

banner 336x280

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Wartawan Asal Provinsi Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.